Extra Ecclesiam nulla salus (EENS)Sekte Vatikan IIBukti dari Kitab Suci untuk KatolisismePadre PioBeritaLangkah-Langkah untuk BerkonversiKemurtadan Besar & Gereja PalsuIsu RohaniKitab Suci & Santo-santa
Misa Baru Tidak Valid dan Tidak Boleh DihadiriMartin Luther & ProtestantismeBunda Maria & Kitab SuciPenampakan FatimaRosario SuciDoa-Doa KatolikRitus Imamat BaruSakramen Pembaptisan

Bidah Benediktus XVI

Catatan pengantar: Seorang bidah adalah seseorang yang telah dibaptis yang menolak suatu dogma dari Gereja Katolik. Seorang skismatis adalah seseorang yang telah dibaptis yang menolak persekutuan bersama seorang Paus yang sejati ataupun dengan para Katolik sejati. Seorang pemurtad adalah seseorang yang telah dibaptis yang tidak hanya menolak satu atau beberapa kebenaran tentang iman Katolik, tetapi yang meninggalkan sepenuhnya Iman Katolik.

Semua bidah, skismatis, dan pemurtad memotong diri mereka sendiri dari Gereja Katolik secara otomatis (Paus Pius XII, Mystici Corporis, 29 Juni 1943). Maka, jika seseorang adalah seorang bidah, ia bukan Katolik (Paus Leo XIII, Satis Cognitum, 29 Juni 1896). Dan kebanyakan bidah meyakinkan diri mereka sendiri bahwa mereka tidak menyangkal dogma apa pun walaupun kenyataannya mereka memang menyangkal dogma. Halaman ini akan diperkini secara berkala. (Semua penekanan, seperti penebalan, penggarisbawahan, dan pemiringan bukan semata-mata milik sang penulis yang dikutip).

Bidah-bidah dari Benediktus XVI terdapat di bawah, bermula dengan yang terkini. Bidah-bidah terburuknya dapat ditemukan di dalam di dalam bab buku kami tentang Bidah Anti-Paus Benediktus XVI. Baca juga bidah Benediktus XVI di dalam buku-bukunya.

2013

Feb – Bidah-Bidah Benediktus XVI yang Luar Biasa tentang para “Ortodoks”: Ia Mengajarkan bahwa Skisma adalah Kesucian

 

2012

Des – Promosi Benediktus XVI yang Mencengangkan terhadap Skisma dan Para Skismatis

Nov – Bidah-Bidah Benediktus XVI yang mencengangkan tentang Islam dan agama-agama sesat lainnya

Mei – Bidah Benediktus XVI yang Baru: Mempromosikan Agama Yahudi (Mei 2012)

Jan – Benediktus XVI berkata: “Saya memanggil Gereja, di dalam segala keadaan, untuk mempertahankan penghargaan terhadap orang-orang Muslim” pada saat perjalanannya ke Benin, Afrika – tempat kelahiran agama Voodoo

Jan – Benediktus XVI menyatakan seorang uskup non-Katolik sebagai “Pastor” dari Gereja yang satu dan sejati, dan lainnya

Jan – Promosi terkini Benediktus XVI terhadap bidah indiferentisme religius, kebebasan beragama dan bidah-bidah lainnya

 

2011

Nov – Acara Assisi Benediktus XVI – Seberapa Burukkah Acara itu? (2011)

 

2010

Sep – Benediktus XVI Mengirimkan Ucapan Selamat kepada Seorang Rabbi untuk Yom Kippur dan Mengungkapkan Syukurnya serta Rasa Sayangnya untuk Sinagoga di Roma

Jun – Bencana Tumpahan Bidah Besar Benediktus XVI – Mengucurnya Aliran Bidah – Vatikan Tidak Mampu Menghambat Aliran Bidah yang Begitu Kuat yang Mengucur dari Mulut Benediktus XVI

 

2009

Mar – Penerbangan Kemurtadan Benediktus XVI: Bidah-Bidah Benediktus XVI yang Mencengangkan pada Kunjungannya Baru-Baru Ini ke Afrika

Feb – Benediktus XVI dan Vatikan menyatakan di dalam sebuah catatan khusus yang diterbitkan, bahwa jika Uskup Williamson tidak menerima kepercayaan akan “Shoah” (“Holocaust”) ia tidak dapat diterima sebagai seorang Katolik; dan berbagai bidah mencengangkan lainnya dari sang pemurtad Benediktus XVI

Jan/Feb – Pernyataan-pernyataan Benediktus XVI yang luar biasa bidahnya tentang Gereja “Ortodoks” Rusia dan Patriark Kirill “Ortodoks” Skismatis

 

2008

Mei – Benediktus XVI berbicara tentang rasa hormatnya terhadap pelayanan di dalam Gereja “Ortodoks” skismatis, harapan-harapan baiknya untuk pelayanan sang skismatis, dan ia menyatakan pelayanan seorang skismatis sebagai “pelayanan kepada Gereja.”

Mei – Benediktus XVI berkata bahwa tugas yang amat besar untuk membangun kembali Gereja telah diletakkan di pundak seorang skismatis terang-terangan!

Mei – Benediktus XVI mempromosikan penghargaan terhadap biara-biara Buddhis dan kontribusi yang dibuat oleh biara-biara tersebut kepada orang-orang

Apr – Benediktus XVI mempromosikan bahwa setiap orang harus dapat memilih agama apa pun yang ia sukai

Apr – Benediktus XVI memuji “karya ekumenisme yang tidak ternilai”

Apr – Benediktus XVI berkata bahwa ia memiliki “rasa hormat terhadap Perserikatan Bangsa-Bangsa”

Mar – Benediktus XVI membaptis seorang wanita lain dengan cara yang validitasnya dipertanyakan

Mar – Anti-Paus Benediktus XVI berdoa dan memberi berkat bersama skismatis “Ortodoks”

Feb – Vatikan menerbitkan bahwa sang skismatis “Ortodoks” yang baru terpilih di Atena adalah “Uskup Agung” Atena dan Seluruh Yunani

 

2007

Nov – Benediktus XVI mempromosikan suatu tatanan internasional baru dan mengucapkan lebih banyak bidah

Sep – Benediktus XVI berkata bahwa orang-orang Katolik tidak boleh membenci agama-agama sesat

Sep – Bidah Benediktus XVI yang Mengejutkan tentang Kebebasan Beragama

Mei – Benediktus XVI memberkati seorang rabbi dan mengizinkan rabbi itu untuk memberkatinya

Jan – Benediktus XVI Berbicara tentang Hari Agama Yahudi untuk Semakin Menghargai Agama Yahudi

 

2006

Sep – Benediktus XVI memiliki suatu Rasa Hormat yang Mendalam terhadap Iman-Iman Sesat

Mei – Benediktus XVI Kembali Mengucapkan Bidah tentang Kebebasan Beragama, yang Secara Langsung Menentang Ajaran Dogmatis Paus Pius IX

Feb – Benedkitus XVI Menolak untuk Memproselitisasikan Orang-Orang Muslim

 

2005

Des – Ensiklik Pertama Benediktus XVI, Deus Caritas Est, Menolak Proselitisme (Mengonversikan Orang Lain) sebagai Hal yang Berlawanan dengan Kasih

Agu – Benediktus XVI Menghormati Agama-Agama Sesat

 

SEORANG BIDAH TIDAK DAPAT MENJADI PAUS

Adalah fakta yang sudah terbukti bahwa Ratzinger (Benediktus XVI) adalah seorang bidah non-Katolik. Gereja Katolik mengajarkan bahwa seorang bidah tidak dapat menjadi Paus yang terpilih secara valid, karena seorang bidah bukanlah anggota dari Gereja. Ratzinger, yang dahulu telah menjadi adalah Benediktus XVI, adalah seorang Anti-Paus non-Katolik yang pemilihannya batal dan sama sekali tidak valid.

Paus Paulus IV, Bulla Cum Ex Apostolatus Officio, 15 Feb. 1559: “

  1. Di samping itu, [lewat Konstitusi Kami ini, yang akan terus valid selamanya Kami mencanangkan, memutuskan, mendekretkan, dan mendefinisikan:-] bahwa jika pada waktu kapan pun tampak bahwa Uskup mana pun, walaupun ia bertindak sebagai seorang Uskup Agung, Patriark, atau Primat; atau Kardinal mana pun dari Gereja Roma yang telah disebutkan dahulu, atau, seperti yang telah disebutkan, duta besar Paus mana pun, ataupun bahkan sang Paus Roma, sebelum promosinya atau pengangkatannya sebagai Kardinal atau Paus Roma, telah menyimpang dari Iman Katolik atau jatuh ke dalam suatu bidah:

    (i) promosi atau pengangkatan tersebut, bahkan jika hal tersebut tidak ditentang dan lewat persetujuan serempak dari semua Kardinal, akan menjadi tidak sah, batal dan tidak bernilai;
    (ii) tidak akan mungkin bagi promosi atau pengangkatan tersebut untuk memperoleh validitas (tidak pun dapat dikatakan bahwa promosi atau pengangkatan tersebut telah oleh karena itu memperoleh validitas) lewat penerimaan jabatan, konsekrasi, dari otoritas berikutnya, tidak pun lewat kepemilikan administrasi, tidak pun lewat hal yang diakui sebagai penakhtaan seorang Paus Roma, atau Penghormatan, atau kepatuhan yang diberikan kepada promosi atau pengangkatan tersebut oleh semua orang, ataupun oleh berlalunya kurun waktu apa pun di dalam keadaan yang telah disebutkan;
    (iii) hal tersebut tidak akan dianggap sebagai legitim secara sebagian di dalam cara apa pun…
    (vi) mereka yang dipromosikan atau diangkat secara demikian akan secara otomatis kehilangan, dan tanpa perlu deklarasi selanjutnya, seluruh martabat, posisi, penghargaan, gelar, otoritas, jabatan dan kekuatan.

  1. Maka, tidak seorang pun, dapat melanggar dokumen ini yang telah kami berikan persetujuan, reintroduksi, sanksi, statut dan derogasi wasiat dan dekret, atau oleh kepongahan yang lancang menentangnya. Jika seorang pun, bagaimanapun, akan dengan lancang mencoba melakukan hal ini, hendaknya ia mengetahui bahwa ia ditakdirkan untuk mendapatkan murka dari Allah Yang Mahakuasa dan dari para Rasul yang terberkati, Petrus dan Paulus.

    Diberikan di Roma di Gereja Santo Petrus pada tahun Penjelmaan Tuhan 1559, 15 Februari, pada tahun keempat dari Kepausan Kami.

    +Saya, Paulus, Uskup dari Gereja Katolik…

St. Robertus Bellarminus, Kardinal dan Dokter Gereja, De Romano Pontifice, II, 30
Seorang Paus yang adalah bidah terang-terangan secara otomatis (per se) berhenti menjadi Paus dan kepala, layaknya ia berhenti menjadi seorang Kristiani dan seorang anggota Gereja. Maka dari itu, ia dapat dihakimi dan dihukum oleh Gereja. Ini adalah ajaran dari semua Bapa-Bapa Kuno yang mengajarkan bahwa bidah yang terang-terangan langsung kehilangan semua yurisdiksi.”

^