| Extra Ecclesiam nulla salus (EENS) | Sekte Vatikan II | Bukti dari Kitab Suci untuk Katolisisme | Padre Pio | Berita | Langkah-Langkah untuk Berkonversi | Kemurtadan Besar & Gereja Palsu | Isu Rohani | Kitab Suci & Santo-santa |
| Misa Baru Tidak Valid dan Tidak Boleh Dihadiri | Martin Luther & Protestantisme | Bunda Maria & Kitab Suci | Penampakan Fatima | Rosario Suci | Doa-Doa Katolik | Ritus Imamat Baru | Sakramen Pembaptisan | ![]() |
“Lalu, setelah membuat berbagai upaya” untuk menyerang, mematahkan semangat, dan menakuti St. Antonius dari Padang Pasir, “mereka [iblis] menggertakkan gigi mereka terhadapnya... Dan di sini Allah juga tidak melupakan pergulatan Antonius, melainkan datang untuk melindunginya. Karena saat Antonius melihat ke atas, ia melihat atap bagaikan terbuka dan secercah sinar turun kepadanya. Dan iblis tersebut tiba-tiba menghilang, dan kesakitan di badannya pun berhenti seketika, dan bangunan itu pun kembali tenang.“ (St. Antony of the Desert {St. Antonius dari Padang Pasir}, hal. 14.)
“Sewaktu diminta oleh sang kaisar untuk menyetujui konsekrasi Petrus Penempa Kain, [Paus] Symmakus [498-514] menjawab bahwa kursi peniten dan bukan takhta uskuplah tempat untuk bidaah tersebut.” (Leo Donald Davis, The First Seven Ecumenical Councils {Ketujuh Konsili Ekumenis Pertama}, hal. 212.)
^