^
^
| Extra Ecclesiam nulla salus (EENS) | Sekte Vatikan II | Bukti dari Kitab Suci untuk Katolisisme | Padre Pio | Berita | Langkah-Langkah untuk Berkonversi | Kemurtadan Besar & Gereja Palsu | Isu Rohani | Kitab Suci & Santo-santa |
| Misa Baru Tidak Valid dan Tidak Boleh Dihadiri | Martin Luther & Protestantisme | Bunda Maria & Kitab Suci | Penampakan Fatima | Rosario Suci | Doa-Doa Katolik | Ritus Imamat Baru | Sakramen Pembaptisan | ![]() |
Sesi telah kadaluarsa
Silakan masuk log lagi. Laman login akan dibuka di jendela baru. Setelah berhasil login, Anda dapat menutupnya dan kembali ke laman ini.
Sedikit orang Kristen yang selamat, karena banyak tenggelam dalam ketidakmurnian
Cuplikan dari Tentang Ketidakmurnian - Khotbah VII St. Leonardus
“ ... saya hanya punya dua patah kalimat bagi anda, tetapi dua kalimat ini memiliki wibawa sebegitu luhurnya dan bermakna sebegitu jelasnya, sehingga tak terbantahkan.
Yang pertama berasal dari Tuhan kita Yesus Kristus:
maksudnya, seturut penjelasan Santo Gregorius, banyak orang terpanggil untuk mengikut iman sejati, tetapi sedikit yang terpilih untuk beroleh kemuliaan.
Yang lain adalah perkataan Santo Paulus Rasul:
Dua kebenaran ini tampak independen yang satu dari yang lain, namun kedua-duanya memiliki hubungan yang mengagumkan.
Ketika saya melihat di satu sisi, sedikitnya jumlah orang Kristen yang selamat, dan di sisi lain, sebagian besar umat manusia berserah kepada nafsu daging (yang bahwasanya merupakan wabah bagi dunia), saya berkata kepada diri sendiri:
Dan pemikiran saya ini diteguhkan oleh perkataan terkenal dari Santo Remigius, bahwa selain dari anak-anak, sedikit orang dewasa yang selamat, dan ini dikarenakan dosa daging: Exceptis parvulis, ex adultis propter carnis vitium pauci salvantur.”
Catatan kaki:
Œuvres du bienheureux Léonard de Port-Maurice [Karya-Karya Beato Leonardus dari Porto Mauritio], terjemahan F.-I.-J. Labis, T. III, Paris, H. Casterman, Éditeur, 1859, hal. 198.
[1] Matth. 23, 16.
[2] I Cor. 6, 9-10.
Artikel-Artikel Terkait
Terima kasih sudah terbagi doa litani yg I dah ini. ❤️🙏✝️🙏
Hildebrand Avun. Bith 4 bulanBaca lebih lanjut...St Aloysius Gonzaga doakanlah kami. Bantulah kami maju dalam mengutamakan kerendahan hati setiap hari. 🙏
Kita 8 bulanBaca lebih lanjut...Pengamatan menarik. Lebih relevan lagi karena banyak dari materi kami membahas bidah-bidah & kemurtadan Vatikan II, yang melibatkan orang-orang yang mengaku Katolik, padahal sebenarnya tidak, karena banyak dari mereka telah...
Biara Keluarga Terkudus 9 bulanBaca lebih lanjut...Berarti anda tidak paham ttg arti katholik, jadi anda belajar yg tekun lagi spy cerdas dlm komen
Orang kudus 10 bulanBaca lebih lanjut...Anda bahkan tidak percaya bahwa Yesus mendirikan Gereja Katolik, dan anda menyebut diri Katolik. Sungguh sebuah aib. Yesus jelas-jelas mendirikan Gereja di atas Santo Petrus (Mat. 16:18-19), yakni Gereja Katolik,...
Biara Keluarga Terkudus 10 bulanBaca lebih lanjut...Membaca artikel-artikel di Website ini, aku ingat satu ayat di Kitab Amsal. "Didikan yang keras adalah bagi orang yang meninggalkan jalan yang benar, dan siapa benci kepada teguran akan mati."...
St. Paul 10 bulanBaca lebih lanjut...Saya katolik, tetapi hanya perkataan Yesus yang saya hormati, yaitu tentang cinta kasih. Yesus tidak mendirikan gereja katolik. Anda paham arti cinta kasih? Cinta kasih tidak memandang. Tuhan meminta kita...
Kapten.80 10 bulanBaca lebih lanjut...Terimakasih atas artikelnya, saya semakin mengerti perjalanan kerajaan raja salomo
Novriadi 12 bulanBaca lebih lanjut...Justru karena kami punya kasih Kristiani sejati kepada sesama kamilah, materi-materi kami ini kami terbitkan. St. Paulus mengajarkan, bahwa kita harus menelanjangi perbuatan-perbuatan kegelapan (Ef. 5:11). Gereja Katolik, satu-satunya lembaga...
Biara Keluarga Terkudus 1 tahunBaca lebih lanjut...Halo – devosi kepada Santa Perawan Maria itu krusial untuk keselamatan dan pengudusan jiwa. Namun, dan juga yang terpenting, orang harus 1) punya iman Katolik sejati (yakni, iman Katolik tradisional),...
Biara Keluarga Terkudus 1 tahunBaca lebih lanjut...