Extra Ecclesiam nulla salus (EENS)Sekte Vatikan IIBukti dari Kitab Suci untuk KatolisismePadre PioBeritaLangkah-Langkah untuk BerkonversiKemurtadan Besar & Gereja PalsuIsu RohaniKitab Suci & Santo-santa
Misa Baru Tidak Valid dan Tidak Boleh DihadiriMartin Luther & ProtestantismeBunda Maria & Kitab SuciPenampakan FatimaRosario SuciDoa-Doa KatolikRitus Imamat BaruSakramen Pembaptisan

Kutipan Hari Ini

Barangsiapa berasal dari Allah, ia mendengarkan firman Allah


13/06/2026

Spiritualitas

“Yang bejat sulit dikoreksi, dan yang bodoh berjumlah tak terhingga.” (Pengkhotbah 1:15)

Doktrin

Yesus berkata: “Barangsiapa berasal dari Allah, ia mendengarkan firman Allah; itulah sebabnya kamu tidak mendengarkannya, karena kamu tidak berasal dari Allah.” (Yohanes 8:47)

Ketika Kerajaan Prancis abai menjaga kebajikan


06/06/2026

Spiritualitas

Paus St. Gregorius VII, 10 Sep. 1074: “ … Kerajaan Prancis … Sesungguhnya, di masa-masa ini, baik luhur kehormatannya maupun seluruh tampak perhiasannya terlihat sudah pudar, menimbang bagaimana, dengan hukum diabaikan dan kebajikan diinjak-injak di bawah kaki, segala sesuatu yang busuk, kejam, dursila dan tak tertahankan dilakukan di sana tanpa dihukum, dan kebobrokan moral ditolerir sehingga sekarang dipandang sebagai adat.”

Doktrin

St. Atanasius, Diskursus Melawan Kaum Arian, Bab 3, 356 M: “Maka dari itu, karena yang masih perlu dikatakan hanyalah bahwa dari Iblis datanglah mania mereka (sebab opini-opini semacam itu dia seorang dirilah penaburnya), kami pun berlanjut dengan melawan dia – sebab dalam dialah konflik kita yang sesungguhnya, dan mereka itu hanya alat semata – supaya dengan pertolongan Allah, dan dengan ditaklukkannya si musuh seperti biasanya dengan argumen-argumen, mereka pun boleh dipermalukan, ketika mereka melihat dia tanpa sumber daya, dia yang telah menabur bidah ini dalam diri mereka, dan agar mereka boleh belajar, kendati sudah terlambat, bahwa karena merekaArian, mereka bukan orang Kristen.”

Anatema bagi mereka yang berkata bahwa Gereja Katolik pernah menerima berhala


01/06/2026

Spiritualitas

St. Louis de Montfort, Rahasia Rosario(1710): “Salam Maria adalah embun yang terberkati yang jatuh dari Surga di atas jiwa-jiwa yang dipredestinasikan. Embun itu memberikan kepada mereka kesuburan rohani yang mengagumkan sehingga mereka dapat tumbuh dalam segala kebajikan. Semakin taman jiwa diairi dengan doa ini, pikiran kita semakin dicerahkan, hati kita semakin bersemangat, dan tameng kita semakin kuat melawan semua musuh rohani kita.”

Doktrin

Konsili Nisea II, 787: “Bagi mereka yang berani berkata bahwa Gereja Katolik pernah menerima berhala, Anatema!” (Sesi Ketujuh, Definisi Iman)

Ketika berhala Dagon ditemukan dengan muka di tanah di depan tabut Allah


20/03/2026

Spiritualitas

Ketika bangsa Filistin berhasil merebut tabut Allah: “Orang Filistin mengambil tabut Allah itu, dibawanya masuk ke kuil Dagon [berhala mereka] dan diletakkannya di sisi Dagon. Ketika orang-orang Asdod bangun pagi-pagi pada keesokan harinya, tampaklah Dagon terjatuh dengan mukanya ke tanah di hadapan tabut Tuhan; lalu mereka mengambil Dagon dan mengembalikannya ke tempatnya. Tetapi ketika keesokan harinya mereka bangun pagi-pagi, tampaklah Dagon terjatuh dengan mukanya ke tanah di hadapan tabut Tuhan, tetapi kepala Dagon dan kedua belah tangannya terpenggal dan terpelanting ke ambang pintu …” (1 Samuel 5:24)

Doktrin

Paus Pius X: “Bahwa Negara harus dipisahkan dari Gereja, itu adalah dalil yang sama sekali salah, suatu kesesatan yang amat berbahaya … Oleh sebab itulah para Paus Roma, seturut waktu dan keadaan, tiada henti-hentinya membantah dan mengutuk doktrin pemisahan Gereja dan Negara.” (Vehementer Nos #3, 11 Feb. 1906)

Perjanjian Baru: Alasan Berakhirnya Upacara-Upacara Lama


17/03/2026

Spiritualitas

St. Tomas Aquinas, Summa Theologiae, I-II, Pertanyaan 88, Artikel 5, Jawaban 1: “Sehubungan kemabukan, kami menjawab bahwa itu merupakan dosa berat dengan alasan genusnya; sebab, bahwa seorang manusia, tanpa ada keperluan, dan semata-mata karena nafsu akan anggur, membuat dirinya sendiri tak mampu menggunakan akalnya, sarana dirinya dibimbing menuju Allah dan menghindari berbuat banyak dosa, jelas berlawanan dengan kebajikan.”

Doktrin

Paus Benediktus XIV, Ex Quo Primum (#61), 1 Maret 1756:
“Pertimbangan pertama adalah bahwa perayaan-perayaan Hukum Musa telah dihapuskan oleh kedatangan Kristus dan bahwa perayaan-perayaan tersebut tidak lagi dapat ditaati tanpa dosa setelah pewartaan Injil.”

Hari-Hari manusia berlalu ibarat bayang-bayang


05/03/2026

Spiritualitas

St. Agustinus, Contra Julianum [Melawan Yulianus], Buku 5, Bab 1, 422 M: “ … manusia bagaikan kesia-siaan dan hari-harinya berlalu ibarat bayang-bayang ....”

Doktrin

Paus St. Leo Agung, Surat 105, 22 Mei 452: “ … dan bersyukur kepada Allah yang Rahim dan Mahakuasa, sebab Ia tidak membiarkan seorang pun, selain mereka yang cinta kegelapan dan bukan terang, disesatkan sehingga tak menerima kebenaran injili ....”

Pius IX: “perlunya iman Katolik untuk memperoleh keselamatan”


22/02/2026

Spiritualitas

St. Alfonsus tentang Terkutuknya Orang yang Tak Murni: “Teruskanlah, hai orang bodoh, ujar St. Petrus Damianus (ketika berbicara tentang orang yang tak murni), teruslah engkau memuaskan dagingmu; sebab akan tiba hari saat kenajisanmu akan menjadi seperti batu bara di dalam ususmu, untuk memperbesar dan memperparah siksaan-siksaan lidah api yang akan membakarmu di dalam Neraka: ‘Akan tiba harinya, bahwasanya alih-alih malamnya, ketika hawa nafsumu akan berubah menjadi batu bara, untuk memberi makan api yang kekal di dalam ususmu.’” (Persiapan Kematian, Tentang Rasa Sakit Neraka)

Doktrin

Paus Pius IX: “Kita juga perlu secara khusus memastikan agar para umat beriman sendiri dengan mantap mencamkan baik-baik dalam benak mereka sedalam-dalamnya dogma agama kita yang teramat suci, yaitu perlunya iman Katolik untuk memperoleh keselamatan.” (Nostis et Nobiscum, 8 Des. 1849)

Orang terkutuk binasa karena lalai berdoa


13/02/2026

Spiritualitas

St. Alfonsus: “Semua orang yang terkutuk telah binasa karena mereka lalai untuk berdoa; seandainya saja mereka telah berdoa, mereka tidak akan menjadi binasa; dan semua santo-santa telah menjadi orang kudus dengan berdoa; seandainya saja mereka lalai untuk berdoa, mereka tidak akan telah menjadi santo-santa. St. Yohanes Krisostomus berkata: kita harus hidup dalam keyakinan bahwa kelalaian untuk berdoa dan kehilangan rahmat Allah, adalah hal yang satu dan sama.”

Doktrin

Paus Leo XIII: “Karena Gereja kuat meyakini prinsip-prinsip tersebut dan penuh perhatian dalam melaksanakan tanggung jawabnya, tiada sesuatu pun yang menjadi tekad Gereja, tiada yang dikejarnya dengan upaya lebih besar, selain menjaga keutuhan iman dengan cara tersempurna. Itulah sebabnya, semua orang yang tidak sepikiran dengan Gereja tentang suatu pasal doktrin mana pun, telah dipandang oleh Gereja sebagai para pemberontak terbuka dan Gereja pun mengusir mereka jauh-jauh dari dirinya.” (Satis Cognitum # 9, 29 Juni 1896)

Ketika para pemimpin Yehuda meninggalkan Allah, mereka diserahkan kepada musuh


10/01/2026

Spiritualitas

2 Tawarikh 12:5 - “Nabi Semaya datang kepada Rehabeam dan pemimpin-pemimpin Yehuda yang berkumpul di Yerusalem berhubung dengan ancaman Sisak, dan berkata kepada mereka: ‘Beginilah firman TUHAN: Kamu telah meninggalkan Aku, oleh sebab itu Akupun meninggalkan kamu juga dalam kuasa Sisak.’”

Doktrin

St. Atanasius, abad ke-4: “Pertama-tama percayalah bahwa Allah itu esa, Ialah yang menciptakan segala sesuatu dan yang memadukan segala sesuatu bersama-sama, dan menjadikan segala sesuatu ada dari yang tidak ada” (Tentang Penjelmaan, 3, 1)

Waktu Allah datang membela St. Antonius dari Padang Pasir melawan roh jahat


06/01/2026

Spiritualitas

“’Maka setelah melakukan banyak upaya’ untuk menyerang, mematahkan semangat dan menakut-nakuti St. Antonius dari Padang Pasir, ‘mereka [roh-roh jahat] menggertakkan gigi mereka terhadap dia … Dan Tuhan dalam perkara ini pun tidak lupa akan pergulatan Antonius, namun datang membelanya. Sebab ketika menengadah, Antonius melihat ada seperti atap yang terbuka dan secercah sinar turun kepadanya. Dan roh-roh jahat itu pun tiba-tiba menghilang, dan nyeri badannya pun hilang pada waktu itu juga, dan bangunan itu kembali kukuh.’” (St. Antony of the Desert [St. Antonius dari Padang Pasir], hal. 14.)

Doktrin

Ayub 11:7-10 – “ ... Allah ... Tingginya seperti langit --apa yang dapat kaulakukan? Dalamnya melebihi dunia orang mati --apa yang dapat kauketahui? Lebih panjang dari pada bumi ukurannya, dan lebih luas dari pada samudera.”

^

>