^
^
| Extra Ecclesiam nulla salus (EENS) | Sekte Vatikan II | Bukti dari Kitab Suci untuk Katolisisme | Padre Pio | Berita | Langkah-Langkah untuk Berkonversi | Kemurtadan Besar & Gereja Palsu | Isu Rohani | Kitab Suci & Santo-santa |
| Misa Baru Tidak Valid dan Tidak Boleh Dihadiri | Martin Luther & Protestantisme | Bunda Maria & Kitab Suci | Penampakan Fatima | Rosario Suci | Doa-Doa Katolik | Ritus Imamat Baru | Sakramen Pembaptisan | ![]() |
Sesi telah kadaluarsa
Silakan masuk log lagi. Laman login akan dibuka di jendela baru. Setelah berhasil login, Anda dapat menutupnya dan kembali ke laman ini.
St. Gregorius dari Nyssa tentang Pemuda Pagan yang Menunda-nunda Bertobat
Cuplikan dari Tentang Ketidakbertobatan Akhir - Khotbah XI St. Leonardus
Santo Gregorius dari Nyssa berkata, bahwa dirinya mengenal seorang pria muda keturunan ningrat bernama Arkias, seorang penyembah berhala. Pemuda itu didesak agar memberikan dirinya dibaptis dan meninggalkan kesalahan-kesalahan paganisme, namun hanya menjawab desakan-desakan itu dengan janji-janji samar. Dia sudah mendapat cukup banyak pembelajaran untuk tahu betapa nahas keadaan dirinya; … dan ketika orang mengajaknya untuk berkonversi, Arkias kehilangan kesabaran dan berkata: nanti saja.
Ah! Terkutuklah nanti saja itu, terkutuklah nanti saja yang tak kunjung tiba itu, dan yang memperdayai begitu banyak pendosa malang! Menunda berkonversi hari demi hari, sampailah orang muda itu pada penghujung hidupnya yang berakhir dalam kegelapan mengerikan dan abadi. Ketika berperjalanan sendirian di tengah-tengah hutan, dia diserang oleh para musuhnya yang menghujaninya dengan pukulan bertubi-tubi dan meninggalkannya setengah mati, bermandikan darahnya sendiri. Orang muda malang itu sekarat! Seperti itulah! … Melihat bahwa daya hidupnya mengalir keluar dari semua luka-lukanya, pemuda malang itu mengerahkan upaya terakhirnya dan berseru:
Lalu, rasa sakit disusul amarah, dan amarah disusul keputusasaan; sesudah bertutur kata kepada pepohonan dan bebatuan, dia mulai meneriaki dirinya sendiri:
Mengembuskan napas murkanya demikian, dia pun berserah jiwa dan memejamkan matanya untuk tidak pernah lagi membukanya: Has miserabiles voces edens miseram vitam finivit.
Lihatlah cerita dari Santo Gregorius. Dahulu kala, bahwasanya ada orang pagan, dan meskipun orang itu sudah dicerahkan, mungkin lebih tidak mengejutkan kalau kekeraskepalaannya kemudian diikuti oleh keputusasaan. Namun seturut perkataan Beda Venerabilis, alangkah banyak orang Kristen yang membusuk dalam kebiasaan-kebiasaan buruk, pertemuan-pertemuan najis, kebencian-kebencian, fitnah, penipuan, ketidakadilan, sehingga sampai titik terekstrem keadaan itu dan merasakan kehendak mereka seolah-olah membatu dalam kejahatan, dan meninggal seraya menjerit: Aku binasa, aku terkutuk, tak ada lagi kerahiman bagiku.
Catatan kaki:
Œuvres du bienheureux Léonard de Port-Maurice [Karya-Karya Beato Leonardus dari Porto Mauritio], terjemahan F.-I.-J. Labis, T. III, Paris, H. Casterman, Éditeur, 1859, hal. 296-297.
Terima kasih sudah terbagi doa litani yg I dah ini. ❤️🙏✝️🙏
Hildebrand Avun. Bith 3 bulanBaca lebih lanjut...St Aloysius Gonzaga doakanlah kami. Bantulah kami maju dalam mengutamakan kerendahan hati setiap hari. 🙏
Kita 7 bulanBaca lebih lanjut...Pengamatan menarik. Lebih relevan lagi karena banyak dari materi kami membahas bidah-bidah & kemurtadan Vatikan II, yang melibatkan orang-orang yang mengaku Katolik, padahal sebenarnya tidak, karena banyak dari mereka telah...
Biara Keluarga Terkudus 8 bulanBaca lebih lanjut...Berarti anda tidak paham ttg arti katholik, jadi anda belajar yg tekun lagi spy cerdas dlm komen
Orang kudus 9 bulanBaca lebih lanjut...Anda bahkan tidak percaya bahwa Yesus mendirikan Gereja Katolik, dan anda menyebut diri Katolik. Sungguh sebuah aib. Yesus jelas-jelas mendirikan Gereja di atas Santo Petrus (Mat. 16:18-19), yakni Gereja Katolik,...
Biara Keluarga Terkudus 9 bulanBaca lebih lanjut...Membaca artikel-artikel di Website ini, aku ingat satu ayat di Kitab Amsal. "Didikan yang keras adalah bagi orang yang meninggalkan jalan yang benar, dan siapa benci kepada teguran akan mati."...
St. Paul 9 bulanBaca lebih lanjut...Saya katolik, tetapi hanya perkataan Yesus yang saya hormati, yaitu tentang cinta kasih. Yesus tidak mendirikan gereja katolik. Anda paham arti cinta kasih? Cinta kasih tidak memandang. Tuhan meminta kita...
Kapten.80 9 bulanBaca lebih lanjut...Terimakasih atas artikelnya, saya semakin mengerti perjalanan kerajaan raja salomo
Novriadi 11 bulanBaca lebih lanjut...Justru karena kami punya kasih Kristiani sejati kepada sesama kamilah, materi-materi kami ini kami terbitkan. St. Paulus mengajarkan, bahwa kita harus menelanjangi perbuatan-perbuatan kegelapan (Ef. 5:11). Gereja Katolik, satu-satunya lembaga...
Biara Keluarga Terkudus 12 bulanBaca lebih lanjut...Halo – devosi kepada Santa Perawan Maria itu krusial untuk keselamatan dan pengudusan jiwa. Namun, dan juga yang terpenting, orang harus 1) punya iman Katolik sejati (yakni, iman Katolik tradisional),...
Biara Keluarga Terkudus 12 bulanBaca lebih lanjut...