^
^
| Extra Ecclesiam nulla salus (EENS) | Sekte Vatikan II | Bukti dari Kitab Suci untuk Katolisisme | Padre Pio | Berita | Langkah-Langkah untuk Berkonversi | Kemurtadan Besar & Gereja Palsu | Isu Rohani | Kitab Suci & Santo-santa |
| Misa Baru Tidak Valid dan Tidak Boleh Dihadiri | Martin Luther & Protestantisme | Bunda Maria & Kitab Suci | Penampakan Fatima | Rosario Suci | Doa-Doa Katolik | Ritus Imamat Baru | Sakramen Pembaptisan | ![]() |
Sesi telah kadaluarsa
Silakan masuk log lagi. Laman login akan dibuka di jendela baru. Setelah berhasil login, Anda dapat menutupnya dan kembali ke laman ini.
Yohanes Paulus II: Orang Non-Katolik yang Dibaptis Ada di dalam Gereja & Punya Roh Kudus (Sep. 1990)
Tanggal 9 September 1990, Yohanes Paulus II berpidato kepada orang-orang non-Katolik. Pidatonya ini mengungkapkan eklesiologi yang jelas-jelas bidah & sesat yang dia anut.
Ketika menyapa orang-orang Protestan & non-Katolik yang sudah dibaptis, Yohanes Paulus II mengajarkan bahwa mereka “sudah menerima pusaka yang diwariskan oleh para rasul”. Perkataannya itu menentang ajaran Katolik, karena non-Katolik menolak iman apostolik. Lalu, Yohanes Paulus II mengajarkan bahwa kendati mereka bukan Katolik, mereka adalah “sahabat-sahabat Kristus”. Artinya, mereka dibenarkan, karena Yakobus 2:23 dengan terang-benderang menghubungkan kepemilikan atas kebenaran (keadaan dibenarkan) dengan menjadi “sahabat Allah”.
Kemudian, Yohanes Paulus II mengajarkan bahwa persahabatan orang non-Katolik dengan Kristus “secara pasti dimeteraikan” pada hari mereka dibaptis, ketika mereka “disaturagakan ke dalam Dia”. Itu bidah, karena orang yang menyangkal ajaran Katolik tidak disaturagakan ke dalam Kristus ataupun dibenarkan ketika mereka dibaptis. Pernyataan Yohanes Paulus II malah terdengar seperti bidah Protestan, “sekali selamat, selalu selamat”. Orang non-Katolik yang sudah dibaptis hanya dapat disaturagakan ke dalam Kristus & beroleh pembenaran ketika mereka menyingkirkan penghalang berupa bidah & skisma mereka. Itulah ajaran Katolik.
Yohanes Paulus II lalu mengutip Roma 5:5 untuk mengajarkan bahwa non-Katolik punya kasih Allah yang telah dicurahkan oleh Roh Kudus. Konsili Trente secara langsung mengaitkan Roma 5:5 dengan mereka yang berada dalam keadaan rahmat.
Pernyataan Yohanes Paulus II berarti bahwa semua orang non-Katolik yang dibaptis berada dalam keadaan rahmat.
Jadi, sebagai rangkumannya: pesan Yohanes Paulus II ini singkat kata memberi tahu orang non-Katolik yang sudah dibaptis (termasuk Protestan) bahwa mereka punya iman apostolik; bahwa mereka adalah sahabat-sahabat Kristus & dengan demikian dibenarkan; bahwa mereka disaturagakan ke dalam Kristus kendati menolak Kepausan dan dogma-dogma Katolik; bahwa pembenaran/persahabatan mereka dengan Kristus secara pasti dimeteraikan ketika mereka dibaptis; dan bahwa mereka punya kasih Allah yang telah dicurahkan oleh Roh Kudus, yang dimiliki hanya oleh mereka yang berada dalam keadaan rahmat.
Pesan ini (dengan sendirinya) membuktikan sekali lagi bahwa Yohanes Paulus II adalah seorang bidah notorius & Anti-Paus. Dia mendukung Protestanisme & mengajarkan doktrin yang jelas-jelas sesat tentang Gereja.
Terima kasi suda berbagi doa ini.. 🙏🙏
Magdalena binti said 6 bulanBaca lebih lanjut...Terima kasih sudah terbagi doa litani yg I dah ini. ❤️🙏✝️🙏
Hildebrand Avun. Bith 11 bulanBaca lebih lanjut...St Aloysius Gonzaga doakanlah kami. Bantulah kami maju dalam mengutamakan kerendahan hati setiap hari. 🙏
Kita 1 tahunBaca lebih lanjut...Pengamatan menarik. Lebih relevan lagi karena banyak dari materi kami membahas bidah-bidah & kemurtadan Vatikan II, yang melibatkan orang-orang yang mengaku Katolik, padahal sebenarnya tidak, karena banyak dari mereka telah...
Biara Keluarga Terkudus 1 tahunBaca lebih lanjut...Berarti anda tidak paham ttg arti katholik, jadi anda belajar yg tekun lagi spy cerdas dlm komen
Orang kudus 1 tahunBaca lebih lanjut...Anda bahkan tidak percaya bahwa Yesus mendirikan Gereja Katolik, dan anda menyebut diri Katolik. Sungguh sebuah aib. Yesus jelas-jelas mendirikan Gereja di atas Santo Petrus (Mat. 16:18-19), yakni Gereja Katolik,...
Biara Keluarga Terkudus 1 tahunBaca lebih lanjut...Membaca artikel-artikel di Website ini, aku ingat satu ayat di Kitab Amsal. "Didikan yang keras adalah bagi orang yang meninggalkan jalan yang benar, dan siapa benci kepada teguran akan mati."...
St. Paul 1 tahunBaca lebih lanjut...Saya katolik, tetapi hanya perkataan Yesus yang saya hormati, yaitu tentang cinta kasih. Yesus tidak mendirikan gereja katolik. Anda paham arti cinta kasih? Cinta kasih tidak memandang. Tuhan meminta kita...
Kapten.80 1 tahunBaca lebih lanjut...Terimakasih atas artikelnya, saya semakin mengerti perjalanan kerajaan raja salomo
Novriadi 2 tahunBaca lebih lanjut...Justru karena kami punya kasih Kristiani sejati kepada sesama kamilah, materi-materi kami ini kami terbitkan. St. Paulus mengajarkan, bahwa kita harus menelanjangi perbuatan-perbuatan kegelapan (Ef. 5:11). Gereja Katolik, satu-satunya lembaga...
Biara Keluarga Terkudus 2 tahunBaca lebih lanjut...