^
^
| Extra Ecclesiam nulla salus (EENS) | Sekte Vatikan II | Bukti dari Kitab Suci untuk Katolisisme | Padre Pio | Berita | Langkah-Langkah untuk Berkonversi | Kemurtadan Besar & Gereja Palsu | Isu Rohani | Kitab Suci & Santo-santa |
| Misa Baru Tidak Valid dan Tidak Boleh Dihadiri | Martin Luther & Protestantisme | Bunda Maria & Kitab Suci | Penampakan Fatima | Rosario Suci | Doa-Doa Katolik | Ritus Imamat Baru | Sakramen Pembaptisan | ![]() |
Sesi telah kadaluarsa
Silakan masuk log lagi. Laman login akan dibuka di jendela baru. Setelah berhasil login, Anda dapat menutupnya dan kembali ke laman ini.
Yohanes Paulus II: Alquran Itu Kudus & Islam Adalah Jalan Allah (Mei 1985)
Tanggal 9 Mei 1985, Yohanes Paulus II memberi pidato lain kepada Muslim pada sebuah sarasehan di Roma. Pidato ini sarat dengan penghujatan dan bidah.
Yohanes Paulus II, Kepada Para Partisipan Sarasehan tentang “Kekudusan dalam Kekristenan dan Islam” (Roma), 9 Mei 1985: “Seperti yang sudah sering kali saya katakan pada pertemuan-pertemuan lain dengan umat Muslim, Allah anda dan kami itu esa dan sama, dan kita adalah saudara-saudari dalam iman Abraham. Maka dari itu, wajar kalau ada banyak hal yang perlu kita perbincangkan mengenai kekudusan sejati dalam ketaatan dan ibadat kepada Allah.
Segala kekudusan sejati datangnya dari Allah, yang disebut sebagai ‘Yang Kudus’ dalam kitab-kitab suci umat Yahudi, Kristen dan Muslim. Alquran suci anda menyebut Allah sebagai ‘Al-Quddus’, seperti dalam ayat: ‘Dialah Allah tidak ada tuhan selain Dia …’ (Alquran 59:23) … Di dunia zaman ini, sungguh teramat penting bahwa pria dan wanita beriman, dengan bantuan rahmat Allah, berjuang mencapai kekudusan sejati … Orang baik dalam jumlah tak terhitung di seputar dunia – Kristen, Muslim dan lain-lainnya – yang dengan tenang menjalani kehidupan penuh ketaatan sejati, puji-pujian, dan ucapan syukur kepada Allah serta pelayanan tanpa pamrih kepada sesama, menawarkan kepada umat manusia sebuah alternatif sejati, ‘jalan Allah’, bagi dunia yang sebaliknya akan hancur dalam keegoisan, kebencian, dan pertikaian. Semoga Allah yang Mahakudus memberkati upaya-upaya Anda sepanjang hari-hari ini!”
Pertama-tama, dia menghujat Allah benar dengan secara tegas menyatakan bahwa ilah palsu orang Muslim adalah itu “esa dan sama” dengan Allah Tritunggal Mahakudus. Dia kemudian berkata bahwa Muslim “adalah saudara-saudari dalam iman Abraham”. Itu adalah bidah. Muslim adalah orang kafir yang sama sekali tidak beriman, dan hanya mereka yang sudah dibaptis & menerima Kristuslah yang empunya iman Abraham (Galatia 3:26-29).
Yohanes Paulus II lalu membahas kekudusan. Seluruh bagian ini menyiratkan bahwa Muslim dapat menjadi (dan memang) kudus dalam agama mereka. Itu bidah. Yohanes Paulus II secara eksplisit menyebut “Alquran” (kitab menghujat itu) “kudus”. Perbuatannya ini menyangkal iman Kristiani. Dia kemudian berkata bahwa ada orang Muslim dalam jumlah tak terhitung yang merupakan orang baik dan bahwa mereka (bersama orang non-Kristen lain) “menjalani kehidupan penuh ketaatan sejati” kepada Allah. Yohanes Paulus II terang-terangan mengajarkan bahwa Muslim mengikuti “jalan Allah”! Pernyataan-pernyataan itu jelas mendukung agama sesat Islam sebagai jalan untuk menjadi kudus dan menjangkau Allah; ini terang-terangan bidah & mengungkapkan indiferentisme agama. Pernyataan-pernyataannya itu juga menyangkal dogma Di Luar Gereja Tidak Terdapat Keselamatan (Extra Ecclesiam Nulla Salus – EENS). Yohanes Paulus II adalah Anti-Paus pemurtad.
Terima kasi suda berbagi doa ini.. 🙏🙏
Magdalena binti said 5 bulanBaca lebih lanjut...Terima kasih sudah terbagi doa litani yg I dah ini. ❤️🙏✝️🙏
Hildebrand Avun. Bith 10 bulanBaca lebih lanjut...St Aloysius Gonzaga doakanlah kami. Bantulah kami maju dalam mengutamakan kerendahan hati setiap hari. 🙏
Kita 1 tahunBaca lebih lanjut...Pengamatan menarik. Lebih relevan lagi karena banyak dari materi kami membahas bidah-bidah & kemurtadan Vatikan II, yang melibatkan orang-orang yang mengaku Katolik, padahal sebenarnya tidak, karena banyak dari mereka telah...
Biara Keluarga Terkudus 1 tahunBaca lebih lanjut...Berarti anda tidak paham ttg arti katholik, jadi anda belajar yg tekun lagi spy cerdas dlm komen
Orang kudus 1 tahunBaca lebih lanjut...Anda bahkan tidak percaya bahwa Yesus mendirikan Gereja Katolik, dan anda menyebut diri Katolik. Sungguh sebuah aib. Yesus jelas-jelas mendirikan Gereja di atas Santo Petrus (Mat. 16:18-19), yakni Gereja Katolik,...
Biara Keluarga Terkudus 1 tahunBaca lebih lanjut...Membaca artikel-artikel di Website ini, aku ingat satu ayat di Kitab Amsal. "Didikan yang keras adalah bagi orang yang meninggalkan jalan yang benar, dan siapa benci kepada teguran akan mati."...
St. Paul 1 tahunBaca lebih lanjut...Saya katolik, tetapi hanya perkataan Yesus yang saya hormati, yaitu tentang cinta kasih. Yesus tidak mendirikan gereja katolik. Anda paham arti cinta kasih? Cinta kasih tidak memandang. Tuhan meminta kita...
Kapten.80 1 tahunBaca lebih lanjut...Terimakasih atas artikelnya, saya semakin mengerti perjalanan kerajaan raja salomo
Novriadi 1 tahunBaca lebih lanjut...Justru karena kami punya kasih Kristiani sejati kepada sesama kamilah, materi-materi kami ini kami terbitkan. St. Paulus mengajarkan, bahwa kita harus menelanjangi perbuatan-perbuatan kegelapan (Ef. 5:11). Gereja Katolik, satu-satunya lembaga...
Biara Keluarga Terkudus 2 tahunBaca lebih lanjut...