^
^
| Extra Ecclesiam nulla salus (EENS) | Sekte Vatikan II | Bukti dari Kitab Suci untuk Katolisisme | Padre Pio | Berita | Langkah-Langkah untuk Berkonversi | Kemurtadan Besar & Gereja Palsu | Isu Rohani | Kitab Suci & Santo-santa |
| Misa Baru Tidak Valid dan Tidak Boleh Dihadiri | Martin Luther & Protestantisme | Bunda Maria & Kitab Suci | Penampakan Fatima | Rosario Suci | Doa-Doa Katolik | Ritus Imamat Baru | Sakramen Pembaptisan | ![]() |
Sesi telah kadaluarsa
Silakan masuk log lagi. Laman login akan dibuka di jendela baru. Setelah berhasil login, Anda dapat menutupnya dan kembali ke laman ini.
Makna “Perjanjian” di Keluaran 19
Perjanjian berarti “Aku milikmu dan engkau milikku”. Di Keluaran 19, perjanjian berarti bahwa umat akan menjadi “bangsa yang kudus” dan “harta kesayangan”.
Keluaran 19:5-6: “Jadi sekarang, jika kamu sungguh-sungguh mendengarkan firman-Ku dan berpegang pada perjanjian-Ku, maka kamu akan menjadi harta kesayangan-Ku sendiri dari antara segala bangsa, sebab Akulah yang empunya seluruh bumi. Kamu akan menjadi bagi-Ku kerajaan imam dan bangsa yang kudus. Inilah semuanya firman yang harus kaukatakan kepada orang Israel.”
Di sini, kita melihat bahwa berkat perjanjian itu (yang didasari iman dan ketaatan mendasar di zaman itu), umat dapat berkenan kepada Allah melalui bentuk pengudusan/pembenaran inferior yang dahulu tersedia sebelum Kristus datang. Artinya: mereka dahulu adalah umat Allah karena iman dan ketaatan kepada-Nya.
Maka dari itu, kalau Yahudi sekarang memiliki perjanjian yang valid (seperti diajarkan berulang kali oleh Yohanes Paulus II dan para Anti-Paus Vatikan II lainnya), lantas artinya Yahudi bisa berkenan kepada Allah dan diselamatkan dalam agama mereka. Ini adalah bidah (harap lihat Konsili Florence, dll.).
Yohanes Paulus II, Pertemuan tentang Akar Anti-Semitisme, 1997: “Umat ini [umat Yahudi] telah dipanggil dan dibimbing oleh Allah, Pencipta Surga dan Bumi. Maka dari itu, keberadaan mereka bukan semata-mata kejadian yang bersifat alamiah atau budaya ... Sifatnya adikodrati. Terlepas dari segala-galanya, umat ini tetap merupakan umat perjanjian ....”
Pernyataan ini jelas-jelas bidah. Bahkan, ada banyak pernyataan serupa dari Yohanes Paulus II, Benediktus XVI dan Fransiskus, yang mengajarkan apa yang menentang ajaran kepausan sejati, bahwa Yahudi memiliki perjanjian valid dan bahwa mereka dapat menjadi kudus, berkenan kepada Allah, dll., karena praktik agama mereka.
Terima kasi suda berbagi doa ini.. 🙏🙏
Magdalena binti said 3 bulanBaca lebih lanjut...Terima kasih sudah terbagi doa litani yg I dah ini. ❤️🙏✝️🙏
Hildebrand Avun. Bith 8 bulanBaca lebih lanjut...St Aloysius Gonzaga doakanlah kami. Bantulah kami maju dalam mengutamakan kerendahan hati setiap hari. 🙏
Kita 12 bulanBaca lebih lanjut...Pengamatan menarik. Lebih relevan lagi karena banyak dari materi kami membahas bidah-bidah & kemurtadan Vatikan II, yang melibatkan orang-orang yang mengaku Katolik, padahal sebenarnya tidak, karena banyak dari mereka telah...
Biara Keluarga Terkudus 1 tahunBaca lebih lanjut...Berarti anda tidak paham ttg arti katholik, jadi anda belajar yg tekun lagi spy cerdas dlm komen
Orang kudus 1 tahunBaca lebih lanjut...Anda bahkan tidak percaya bahwa Yesus mendirikan Gereja Katolik, dan anda menyebut diri Katolik. Sungguh sebuah aib. Yesus jelas-jelas mendirikan Gereja di atas Santo Petrus (Mat. 16:18-19), yakni Gereja Katolik,...
Biara Keluarga Terkudus 1 tahunBaca lebih lanjut...Membaca artikel-artikel di Website ini, aku ingat satu ayat di Kitab Amsal. "Didikan yang keras adalah bagi orang yang meninggalkan jalan yang benar, dan siapa benci kepada teguran akan mati."...
St. Paul 1 tahunBaca lebih lanjut...Saya katolik, tetapi hanya perkataan Yesus yang saya hormati, yaitu tentang cinta kasih. Yesus tidak mendirikan gereja katolik. Anda paham arti cinta kasih? Cinta kasih tidak memandang. Tuhan meminta kita...
Kapten.80 1 tahunBaca lebih lanjut...Terimakasih atas artikelnya, saya semakin mengerti perjalanan kerajaan raja salomo
Novriadi 1 tahunBaca lebih lanjut...Justru karena kami punya kasih Kristiani sejati kepada sesama kamilah, materi-materi kami ini kami terbitkan. St. Paulus mengajarkan, bahwa kita harus menelanjangi perbuatan-perbuatan kegelapan (Ef. 5:11). Gereja Katolik, satu-satunya lembaga...
Biara Keluarga Terkudus 1 tahunBaca lebih lanjut...