^
^
| Extra Ecclesiam nulla salus (EENS) | Sekte Vatikan II | Bukti dari Kitab Suci untuk Katolisisme | Padre Pio | Berita | Langkah-Langkah untuk Berkonversi | Kemurtadan Besar & Gereja Palsu | Isu Rohani | Kitab Suci & Santo-santa |
| Misa Baru Tidak Valid dan Tidak Boleh Dihadiri | Martin Luther & Protestantisme | Bunda Maria & Kitab Suci | Penampakan Fatima | Rosario Suci | Doa-Doa Katolik | Ritus Imamat Baru | Sakramen Pembaptisan | ![]() |
Sesi telah kadaluarsa
Silakan masuk log lagi. Laman login akan dibuka di jendela baru. Setelah berhasil login, Anda dapat menutupnya dan kembali ke laman ini.
Di foto tahun 1983, terlihat cikal bakal Leo berbaris di reli damai selenggaraan Komunis di Roma
Sebuah foto yang diambil di Roma pada tahun 1983 baru-baru ini ditemukan: memperlihatkan Robert Francis Prevost muda ... sedang ikut serta dalam demonstrasi massal berhaluan kiri menentang penempatan rudal NATO.
Pada 14 April, Luca Casarini, aktivis sayap kiri Italia yang dikenal karena perannya dalam gerakan “no-global” dan, belakangan ini, karena upayanya dalam operasi penyelamatan migran di Laut Mediterania, mengunggah sebuah foto di profil Facebook-nya yang memperlihatkan Robert Francis Prevost muda ... Robert Prevost selama pawai perdamaian. Sejumlah media telah memberitakan kisah ini.
“Kamu sudah menempuh perjalanan panjang, Saudara Robert. Tapi kamu belum berubah haluan,” komentar Casarini dalam postingannya.
Pada 22 Oktober 1983, selama demonstrasi massal untuk perdamaian yang diadakan di Roma menentang pemasangan rudal jelajah NATO di Comiso, Sisilia, dan di seluruh Eropa, Prevost muda difoto di antara sekelompok anggota Ordo Agustinian yang membawa spanduk dengan tulisan, “Giovani agostiniani per la pace” (“Pemuda Agustinian untuk Perdamaian”).
Aksi protes yang menarik hampir satu juta peserta itu berlangsung di tengah meningkatnya ketegangan Perang Dingin dan mobilisasi besar-besaran untuk pelucutan senjata nuklir, serta diselenggarakan oleh koalisi luas yang terdiri dari kelompok-kelompok pasifis dan organisasi politik, termasuk Partai Komunis Italia (PCI), Federasi Pemuda Komunis Italia (FGCI), dan komite perdamaian yang aktif di pangkalan-pangkalan NATO.
Foto hitam-putih yang baru-baru ini beredar luas di platform media sosial itu, memperlihatkan Prevost berada di barisan depan para demonstran. Berbagai sumber mengutarakan bahwa foto tersebut diambil oleh Gianni Novelli, seorang imam Stigmatin yang dikenal karena terlibat dalam Komunitas Kristiani Dasar dan kepemimpinannya di dalam Cipax, Pusat Lintas Agama untuk Perdamaian.
Novelli memainkan peran penting dalam jaringan-jaringan gerejani yang terkait dengan gerakan non-kekerasan dan perdamaian, serta menjadi tokoh utama dalam prakarsa yang dikenal sebagai “perlawanan Katolik” pasca Konsili Vatikan II. Setelah meninggalkan ordo religiusnya, ia mengabdikan diri pada pasifisme dalam makna ekumenis.
Komunitas-komunitas Kristen Dasar (dalam bahasa Spanyol: comunidades de base), yang muncul pada tahun 1960-an dan 1970-an di Italia dan Amerika Latin, berperan dalam mendorong keterlibatan akar rumput pada isu-isu sosial dan politik berhaluan kiri.
Sangat mungkin bahwa Prevost lebih terlibat untuk perdamaian dan pelucutan senjata nuklir, daripada untuk penyelenggara acara tersebut—yakni kaum komunis. Namun, soal itu, pihak Prevost sendiri tampak terlihat naif, terutama karena para penyelenggaranya merupakan bagian Partai Komunis Italia (yang terkenal sebagai sel Uni Soviet, yang didanai langsung oleh dana Kremlin).
Khususnya, Partai Komunis Italia beroperasi—sebagaimana kini diakui secara luas oleh para sejarawan—sebagai pos terdepan propaganda Soviet. Paham pasifisme yang dipromosikan oleh pihak Rusia juga bertujuan menimbulkan kekacauan internal dan menghambat upaya pencegahan blok NATO.
Foto tersebut juga dapat ditemukan di antara gambar-gambar yang disimpan di arsip sejarah Partai Komunis Italia. Selain para biarawan Ordo Agustinian, anggota beberapa ordo religius lainnya—seperti Ordo Fransiskan dan Ordo Yesuit—juga turut serta dalam acara tersebut.
Terima kasi suda berbagi doa ini.. 🙏🙏
Magdalena binti said 1 bulanBaca lebih lanjut...Terima kasih sudah terbagi doa litani yg I dah ini. ❤️🙏✝️🙏
Hildebrand Avun. Bith 6 bulanBaca lebih lanjut...St Aloysius Gonzaga doakanlah kami. Bantulah kami maju dalam mengutamakan kerendahan hati setiap hari. 🙏
Kita 10 bulanBaca lebih lanjut...Pengamatan menarik. Lebih relevan lagi karena banyak dari materi kami membahas bidah-bidah & kemurtadan Vatikan II, yang melibatkan orang-orang yang mengaku Katolik, padahal sebenarnya tidak, karena banyak dari mereka telah...
Biara Keluarga Terkudus 11 bulanBaca lebih lanjut...Berarti anda tidak paham ttg arti katholik, jadi anda belajar yg tekun lagi spy cerdas dlm komen
Orang kudus 1 tahunBaca lebih lanjut...Anda bahkan tidak percaya bahwa Yesus mendirikan Gereja Katolik, dan anda menyebut diri Katolik. Sungguh sebuah aib. Yesus jelas-jelas mendirikan Gereja di atas Santo Petrus (Mat. 16:18-19), yakni Gereja Katolik,...
Biara Keluarga Terkudus 1 tahunBaca lebih lanjut...Membaca artikel-artikel di Website ini, aku ingat satu ayat di Kitab Amsal. "Didikan yang keras adalah bagi orang yang meninggalkan jalan yang benar, dan siapa benci kepada teguran akan mati."...
St. Paul 1 tahunBaca lebih lanjut...Saya katolik, tetapi hanya perkataan Yesus yang saya hormati, yaitu tentang cinta kasih. Yesus tidak mendirikan gereja katolik. Anda paham arti cinta kasih? Cinta kasih tidak memandang. Tuhan meminta kita...
Kapten.80 1 tahunBaca lebih lanjut...Terimakasih atas artikelnya, saya semakin mengerti perjalanan kerajaan raja salomo
Novriadi 1 tahunBaca lebih lanjut...Justru karena kami punya kasih Kristiani sejati kepada sesama kamilah, materi-materi kami ini kami terbitkan. St. Paulus mengajarkan, bahwa kita harus menelanjangi perbuatan-perbuatan kegelapan (Ef. 5:11). Gereja Katolik, satu-satunya lembaga...
Biara Keluarga Terkudus 1 tahunBaca lebih lanjut...