^
^
| Extra Ecclesiam nulla salus (EENS) | Sekte Vatikan II | Bukti dari Kitab Suci untuk Katolisisme | Padre Pio | Berita | Langkah-Langkah untuk Berkonversi | Kemurtadan Besar & Gereja Palsu | Isu Rohani | Kitab Suci & Santo-santa |
| Misa Baru Tidak Valid dan Tidak Boleh Dihadiri | Martin Luther & Protestantisme | Bunda Maria & Kitab Suci | Penampakan Fatima | Rosario Suci | Doa-Doa Katolik | Ritus Imamat Baru | Sakramen Pembaptisan | ![]() |
Sesi telah kadaluarsa
Silakan masuk log lagi. Laman login akan dibuka di jendela baru. Setelah berhasil login, Anda dapat menutupnya dan kembali ke laman ini.
Yohanes Paulus II: Muhammad Naik ke Surga – Muslim & Yahudi Beroleh Pengampunan (Feb. 1986)
Tanggal 26 Feb. 1986, Anti-Paus Yohanes Paulus II menyampaikan pidato singkat kepada umat Kristen, Yahudi dan Muslim. Namun, pidatonya sarat penghujatan & pernyataan yang setara kemurtadan.
Yohanes Paulus II, Kepada Sekelompok Umat Kristen, Yahudi & Muslim (Roma), 26 Feb. 1986: “Kenyataan bahwa delegasi anda yang terdiri dari umat Kristen, Yahudi dan Muslim, telah berhimpun untuk merenungkan tema rekonsiliasi antara mereka yang percaya akan satu Allah, pada hakikatnya sendiri merupakan sesuatu yang patut kita syukuri bersama.
Dengan memusatkan perhatian anda kepada Allah, anda menegaskan bahwa rekonsiliasi sejati antara para umat hanya ditemukan dalam Dia. Allah terus-menerus mendamaikan umat manusia dengan diri-Nya sendiri melalui pengampunan-Nya atas dosa-dosa kita dan dengan membagikan karunia-karunia-Nya …
Anda datang dari kota yang penuh makna bagi kita semua: umat Yahudi, Kristen dan Muslim. Yerusalem, kota Daud, tempat wafat dan bangkitnya Yesus, situs terjadinya perjalanan malam Muhammad menuju Allah: kota ini pastinya merupakan simbol yang hidup bahwa Allah menghendaki kita untuk hidup dalam damai sejahtera dan saling menghormati. Saya ingin menyemangati anda dalam usaha-usaha anda. Di dunia zaman ini, penting sekali bagi orang beriman mengamalkan keyakinan agama mereka untuk mengabdi umat manusia, keyakinan yang dilandasi praktik sehari-hari dengan mendengarkan pesan Allah dan berjumpa dengan-Nya dalam ibadah penuh doa.”
Seperti biasa, Yohanes Paulus II memberi tahu orang yang tidak percaya bahwa mereka beriman. Itu adalah bidah. Dia juga berkata bahwa Yahudi & Muslim beroleh “pengampunan-Nya atas dosa-dosa kita”. Itu jelas-jelas menyangkal dogma bahwa tidak ada keselamatan ataupun pengampunan dosa bagi orang di luar Gereja (Paus Bonifasius VIII, Unam Sanctam, 1302). Yohanes Paulus II sengaja mencemooh Yesus: hanya di dalam Dialah ditemukan pengampunan dan pendamaian (2 Kor. 5:18-19, dsb.).
Yohanes Paulus II kemudian merujuk kepada “perjalanan malam Muhammad menuju Allah” (atau yang juga disebut “Isra Mikraj”) sebagai peristiwa historis sebenarnya! Bagi mereka yang tidak tahu, “perjalanan malam Muhammad menuju Allah” merujuk kepada yang disebut-sebut mukjizat pindahnya Muhammad dari Makkah ke Yerusalem dan yang digadang-gadang sebagai kenaikannya ke Surga. Muslim percaya bahwa ini terjadi pada satu malam. Ketika Yohanes Paulus II merujuk kepada “perjalanan malam Muhammad menuju Allah”, dengan menambahkan “menuju Allah”, dia pastinya menyertakan rujukan kepada yang digadang-gadang sebagai kenaikan Muhammad ke Surga. Ini bagian penting dalam keyakinan Islam. Muslim percaya bahwa pada yang disebut-sebut kenaikan ke Surga, ditetapkanlah kewajiban salat lima waktu Islam. Ketika sedang terjadi yang disebut-sebut “perjalanan malam menuju Allah” (yakni, “kenaikan ke Surga”), Muhammad juga diperlakukan sebagai nabi sejati Allah. Kisah-kisah hadis mengklaim bahwa pada “perjalanan malam menuju Allah” (yaitu, “kenaikan”) ini, Muhammad disebut sebagai seorang “nabi” oleh Adam, Yesus, Musa, Abraham dan lain-lain.
“Perjalanan Malam” Muhammad “menuju Allah” (“Kenaikan” Muhammad) menurut sumber hadis:
Adam: “Selamat datang, wahai [Muhammad,] anak yang saleh dan nabi yang saleh.”
Yesus & Yohanes Pembaptis: “Selamat datang, wahai [Muhammad,] saudara yang saleh dan nabi yang saleh.”
Abraham: “Selamat datang, wahai [Muhammad,] anak yang saleh dan nabi yang saleh.”
Ketika Muhammad disebut-sebut bertemu Yesus di Surga, dia melihat Tuhan kita diperlakukan sebagai nabi manusia semata di antara para nabi manusia semata lainnya. “Perjalanan malam” Muhammad “menuju Allah” adalah dusta menghujat dan cerita bohong yang secara langsung berlawanan dengan kebenaran Kristiani tentang keilahian Yesus Kristus & Tritunggal Mahakudus. Percaya/mendukung kisah itu adalah menyangkal Kekristenan. Namun, dalam pidato kepada umat Muslim, Anti-Paus Yohanes Paulus II memberi tahu Muslim bahwa peristiwa itu terjadi! Perbuatannya itu kemurtadan.
Yohanes Paulus II lalu menyemangati umat Muslim & Yahudi supaya mengamalkan agama-agama sesat mereka. Mereka disebutnya sebagai orang beriman. Diberitahukannya mereka supaya mengamalkan keyakinan agama (sesat) mereka untuk mengabdi umat manusia. Yohanes Paulus II ingin mereka menyebarkan Islam & Yudaisme. Dia juga berkata bahwa mereka mendengarkan pesan Allah, padahal tentu saja tidak. Yohanes Paulus II adalah Anti-Paus pemurtad.
Terima kasi suda berbagi doa ini.. 🙏🙏
Magdalena binti said 4 bulanBaca lebih lanjut...Terima kasih sudah terbagi doa litani yg I dah ini. ❤️🙏✝️🙏
Hildebrand Avun. Bith 9 bulanBaca lebih lanjut...St Aloysius Gonzaga doakanlah kami. Bantulah kami maju dalam mengutamakan kerendahan hati setiap hari. 🙏
Kita 1 tahunBaca lebih lanjut...Pengamatan menarik. Lebih relevan lagi karena banyak dari materi kami membahas bidah-bidah & kemurtadan Vatikan II, yang melibatkan orang-orang yang mengaku Katolik, padahal sebenarnya tidak, karena banyak dari mereka telah...
Biara Keluarga Terkudus 1 tahunBaca lebih lanjut...Berarti anda tidak paham ttg arti katholik, jadi anda belajar yg tekun lagi spy cerdas dlm komen
Orang kudus 1 tahunBaca lebih lanjut...Anda bahkan tidak percaya bahwa Yesus mendirikan Gereja Katolik, dan anda menyebut diri Katolik. Sungguh sebuah aib. Yesus jelas-jelas mendirikan Gereja di atas Santo Petrus (Mat. 16:18-19), yakni Gereja Katolik,...
Biara Keluarga Terkudus 1 tahunBaca lebih lanjut...Membaca artikel-artikel di Website ini, aku ingat satu ayat di Kitab Amsal. "Didikan yang keras adalah bagi orang yang meninggalkan jalan yang benar, dan siapa benci kepada teguran akan mati."...
St. Paul 1 tahunBaca lebih lanjut...Saya katolik, tetapi hanya perkataan Yesus yang saya hormati, yaitu tentang cinta kasih. Yesus tidak mendirikan gereja katolik. Anda paham arti cinta kasih? Cinta kasih tidak memandang. Tuhan meminta kita...
Kapten.80 1 tahunBaca lebih lanjut...Terimakasih atas artikelnya, saya semakin mengerti perjalanan kerajaan raja salomo
Novriadi 1 tahunBaca lebih lanjut...Justru karena kami punya kasih Kristiani sejati kepada sesama kamilah, materi-materi kami ini kami terbitkan. St. Paulus mengajarkan, bahwa kita harus menelanjangi perbuatan-perbuatan kegelapan (Ef. 5:11). Gereja Katolik, satu-satunya lembaga...
Biara Keluarga Terkudus 1 tahunBaca lebih lanjut...