^
^
| Extra Ecclesiam nulla salus (EENS) | Sekte Vatikan II | Bukti dari Kitab Suci untuk Katolisisme | Padre Pio | Berita | Langkah-Langkah untuk Berkonversi | Kemurtadan Besar & Gereja Palsu | Isu Rohani | Kitab Suci & Santo-santa |
| Misa Baru Tidak Valid dan Tidak Boleh Dihadiri | Martin Luther & Protestantisme | Bunda Maria & Kitab Suci | Penampakan Fatima | Rosario Suci | Doa-Doa Katolik | Ritus Imamat Baru | Sakramen Pembaptisan | ![]() |
Sesi telah kadaluarsa
Silakan masuk log lagi. Laman login akan dibuka di jendela baru. Setelah berhasil login, Anda dapat menutupnya dan kembali ke laman ini.
Ritual Pachamama (dihormati Fransiskus & Leo XIV) dikaitkan dengan dugaan tumbal manusia dalam laporan berita
Sebuah laporan baru yang diterbitkan oleh InfoVaticana menyatakan bahwa kasus-kasus yang tercatat di Bolivia mengaitkan ritual Pachamama dengan tumbal manusia.
Pada 16 Maret 2026, InfoVaticana menerbitkan laporan yang menegaskan bahwa investigasi jurnalistik dan temuan yudisial di Bolivia telah mengidentifikasi berbagai kasus orang-orang yang dibunuh dan dipersembahkan dalam ritual yang terkait dengan kultus Pachamama, terutama dalam konteks pertambangan. Laporan-laporan ini mengacu pada liputan sebelumnya dari media Bolivia dan media internasional, dengan mengutip kasus-kasus kriminal spesifik, kesaksian, dan penyelidikan yang sedang berlangsung untuk mendukung klaimnya.
“Ketika darah orang tak bersalah diikutsertakan ke dalam ritualnya, fenomena tersebut bukan lagi sekadar pagan dan mengungkapkan dimensi persetanan yang tak terbantahkan,” demikian bunyi laporan InfoVaticana.
Laporan tersebut menyoroti sebuah kasus pidana yang diliput oleh surat kabar Bolivia El Deber pada 15 Maret 2024. Menurut sumber tersebut, sebuah pengadilan di El Alto menjatuhkan hukuman penjara masing-masing 20 dan 30 tahun kepada dua pria berusia 56 dan 68 tahun atas kejahatan yang terkait dengan hilangnya seorang wanita usia 25 tahun, Shirley H.R.A., pada tahun 2021. Jaksa penuntut mendakwa mereka dengan perdagangan orang yang diperberat dan asosiasi kriminal. Korbannya, seorang ibu dua anak, terakhir kali terlihat pada 20 Oktober 2021, saat dia dipanggil ke suatu lokasi di El Alto oleh seorang kenalannya.
Temuan-temuan pengadilan menunjukkan bahwa wanita tersebut diberi obat bius, diangkut dalam keadaan tidak sadar, dan dibawa ke sebuah tambang lokal. Di sana, menurut penyelidikan, wanita tersebut dikubur sebagai persembahan kepada Pachamama. Jenazahnya belum ditemukan, namun pengadilan menerima rekonstruksi kejadian yang diajukan oleh jaksa penuntut, yang didasarkan pada kesaksian saksi mata dan bukti penyelidikan. Belum jelas apakah penguburan tersebut dilakukan saat wanita itu masih hidup, namun hal itu dianggap masuk akal, mengingat sifat kejahatan bersifat penumbalan.
“Pengorbanan ini didasari keyakinan bahwa Pachamama membutuhkan darah agar dapat ditenangkan, sebab seperti itulah cara untuk menyampaikan syukur kepadanya atas rezeki jasmaniah yang diterima,” tulis El Deber. “Sebagai bagian dari ritual, para penambang menyiapkan meja dengan dupa, rempah-rempah, dan akar-akaran, yang kemudian mereka siram dengan alkohol dan bir. Mereka lalu menyembelih leher dan mencabut jantung beberapa binatang lama, dalam upacara yang dikenal sebagai wilancha.”
Pachamama dianggap sebagai “Ibu Pertiwi” dalam kosmologi Andes, sebuah dewi yang dipuja oleh suku Inka dan berbagai suku pribumi sebagai dewi kesuburan dan kelimpahan. Dia tetap menjadi pusat dalam ritual tradisional di Peru, Bolivia, dan wilayah Andes lainnya.
Seringkali disinkretisasikan dengan unsur-unsur Kristen, dia mewakili salah satu dari sedikit kultus pagan yang masih bertahan dan tidak hanya melibatkan persembahan tumbuhan — terutama daun koka — namun juga tumbal hewan dan, menurut beberapa kesaksian, dalam kasus-kasus ekstrem dan kriminal, bahkan tumbal manusia.
Salah satu upacara yang paling terkenal adalah wilancha. Dalam upacara itu, hewan-hewan, terutama lama dan alpaka dewasa, disembelih dengan darah yang ditumpahkan ke tanah sebagai persembahan. Salah satu ritual lain melibatkan penguburan janin lama, yang sering kali dikeringkan atau dibakar. Spesimen-spesimen ini pada umumnya dapat ditemukan di pasar-pasar lokal.
Pada 4 Oktober 2019, di Taman Vatikan menjelang Sinode Amazon, Fransiskus ikut serta dalam upacara pagan yang menampilkan patung-patung Pachamama yang menggambarkan wanita telanjang dan hamil, serta tarian ritual. Sri Paus “memberkati” sebuah patung. Patung-patung tersebut dipamerkan di Gereja Santa Maria in Traspontina, dekat Vatikan, dan diarak dalam prosesi menuju Basilika Santo Petrus, yang memicu skandal berat di kalangan Katolik.
Pada tanggal 21 Oktober 2019, beberapa umat awam mengambil tiga patung dari gereja tersebut dan melemparkannya ke Sungai Tiber. Pada tanggal 25 Oktober berikutnya, Fransiskus secara terbuka meminta maaf atas insiden tersebut: “Sebagai uskup Dioses Roma, saya memohon maaf kepada orang-orang yang tersinggung oleh tindakan ini.”
Terima kasih sudah terbagi doa litani yg I dah ini. ❤️🙏✝️🙏
Hildebrand Avun. Bith 5 bulanBaca lebih lanjut...St Aloysius Gonzaga doakanlah kami. Bantulah kami maju dalam mengutamakan kerendahan hati setiap hari. 🙏
Kita 9 bulanBaca lebih lanjut...Pengamatan menarik. Lebih relevan lagi karena banyak dari materi kami membahas bidah-bidah & kemurtadan Vatikan II, yang melibatkan orang-orang yang mengaku Katolik, padahal sebenarnya tidak, karena banyak dari mereka telah...
Biara Keluarga Terkudus 10 bulanBaca lebih lanjut...Berarti anda tidak paham ttg arti katholik, jadi anda belajar yg tekun lagi spy cerdas dlm komen
Orang kudus 11 bulanBaca lebih lanjut...Anda bahkan tidak percaya bahwa Yesus mendirikan Gereja Katolik, dan anda menyebut diri Katolik. Sungguh sebuah aib. Yesus jelas-jelas mendirikan Gereja di atas Santo Petrus (Mat. 16:18-19), yakni Gereja Katolik,...
Biara Keluarga Terkudus 11 bulanBaca lebih lanjut...Membaca artikel-artikel di Website ini, aku ingat satu ayat di Kitab Amsal. "Didikan yang keras adalah bagi orang yang meninggalkan jalan yang benar, dan siapa benci kepada teguran akan mati."...
St. Paul 11 bulanBaca lebih lanjut...Saya katolik, tetapi hanya perkataan Yesus yang saya hormati, yaitu tentang cinta kasih. Yesus tidak mendirikan gereja katolik. Anda paham arti cinta kasih? Cinta kasih tidak memandang. Tuhan meminta kita...
Kapten.80 11 bulanBaca lebih lanjut...Terimakasih atas artikelnya, saya semakin mengerti perjalanan kerajaan raja salomo
Novriadi 1 tahunBaca lebih lanjut...Justru karena kami punya kasih Kristiani sejati kepada sesama kamilah, materi-materi kami ini kami terbitkan. St. Paulus mengajarkan, bahwa kita harus menelanjangi perbuatan-perbuatan kegelapan (Ef. 5:11). Gereja Katolik, satu-satunya lembaga...
Biara Keluarga Terkudus 1 tahunBaca lebih lanjut...Halo – devosi kepada Santa Perawan Maria itu krusial untuk keselamatan dan pengudusan jiwa. Namun, dan juga yang terpenting, orang harus 1) punya iman Katolik sejati (yakni, iman Katolik tradisional),...
Biara Keluarga Terkudus 1 tahunBaca lebih lanjut...