^
^
| Extra Ecclesiam nulla salus (EENS) | Sekte Vatikan II | Bukti dari Kitab Suci untuk Katolisisme | Padre Pio | Berita | Langkah-Langkah untuk Berkonversi | Kemurtadan Besar & Gereja Palsu | Isu Rohani | Kitab Suci & Santo-santa |
| Misa Baru Tidak Valid dan Tidak Boleh Dihadiri | Martin Luther & Protestantisme | Bunda Maria & Kitab Suci | Penampakan Fatima | Rosario Suci | Doa-Doa Katolik | Ritus Imamat Baru | Sakramen Pembaptisan | ![]() |
Sesi telah kadaluarsa
Silakan masuk log lagi. Laman login akan dibuka di jendela baru. Setelah berhasil login, Anda dapat menutupnya dan kembali ke laman ini.
Putri Menteri Israel Ditemukan Tewas Usai Menuduh Elite-Elite Lakukan Pelecehan Anak Ritualistik
Putri seorang pejabat tinggi pemerintah Israel ditemukan tewas setelah dia secara terbuka menuduh anggota keluarganya dan para elite berpengaruh lainnya melakukan pelecehan seksual terhadap anak-anak dalam ritual tertentu.
Kasus mengkhawatirkan yang terjadi di wilayah utara Israel ini memunculkan pertanyaan-pertanyaan serius setelah wanita muda tersebut ditemukan tewas dalam keadaan yang belum jelas.
Shoshana Strook, 34, putri Menteri Misi Nasional Israel Orit Strook, ditemukan tewas di rumahnya pada Minggu, 15 Maret 2026.
Pihak berwenang telah mengonfirmasi bahwa penyelidikan sedang berlangsung.
Namun, penyebab kematian resminya belum diungkapkan.
Sebelum meninggal, Strook telah melontarkan tuduhan mengejutkan terhadap ibu, ayah, dan saudara laki-lakinya, menuduh mereka melakukan pelecehan seksual selama bertahun-tahun sejak masa kanak-kanaknya.
Dia mengklaim bahwa pelecehan tersebut mencakup perdagangan orang dan keterlibatan dalam upacara ritual yang konon dihadiri oleh tokoh-tokoh berkuasa dan berpengaruh.
Dalam sebuah video di bulan Februari, Strook berkata bahwa pelecehan tersebut dimulai ketika dia baru berusia dua setengah tahun.
Strook menuduh bahwa dia dibawa ke upacara-upacara tersebut dan menjadi korban manipulasi dengan obat-obatan, hipnosis, serta eksploitasi seksual.
Dia juga mengklaim bahwa ayahnya mulai mengeksploitasinya di Tel Aviv saat berusia 13 tahun.
Pada April 2025, Strook mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa dia telah mengajukan pengaduan di Italia, sambil menambahkan bahwa dirinya berharap bisa memperoleh sedikit kelegaan.
“Setelah melalui masa yang panjang penuh keraguan, gejolak emosi ekstrem, dan rasa bersalah yang mendalam, saya ingin mengungkapkan bahwa saya pernah mengalami pelecehan seksual oleh kedua orang tua saya dan salah seorang saudara laki-laki saya,” kata Strook.
“Saat ini saya berada di Italia dan baru-baru ini telah melapor ke polisi.”
Strook juga mengatakan bahwa ingatan tentang yang diduga pelecehan tersebut “menjadi terlalu membebani.”
“Saya berharap dapat menemukan tempat diri saya bisa mendapatkan sedikit kelegaan,” ujarnya.
Tindakan Hukum dan Ketakutan akan Nyawanya
Strook baru-baru ini mengambil langkah untuk menempuh tindakan hukum, dengan menyewa pengacara hanya beberapa hari sebelum kematiannya.
Orang-orang terdekatnya berkata bahwa dia berfokus mencari keadilan dan perlindungan, bukan mencederai diri.
Teman-temannya menyatakan bahwa dia takut akan keselamatannya dan percaya bahwa nyawanya dalam bahaya.
Salah seorang sahabatnya menekankan bahwa Strook “tidak ingin mati” tetapi sangat ketakutan.
Meskipun tuduhannya sangat serius, pemberitaan mengenai klaimnya telah dibatasi oleh perintah larangan pemberitaan, sehingga liputan di Israel pun menjadi terbatas.
Saat rincian kisah Strook mulai menyebar di internet, para pengguna melaporkan bahwa informasi tersebut dihapus atau disembunyikan di berbagai platform.
Hasil pencarian tampak tidak stabil, dengan pemberitahuan yang menunjukkan bahwa kontennya berubah dengan cepat atau tidak tersedia, sehingga memicu kekhawatiran adanya sensor ...
Psikoterapis dan ahli trauma Israel, Dr. Anat Gur, kepala program terapi trauma Universitas Bar-Ilan, mengatakan dirinya meyakini pemerkosaan anak yang terorganisir di kalangan elit berkuasa sangat luas.
“Pemerkosaan anak terorganisir adalah salah satu hal paling mengerikan yang pernah saya temui,” demikian peringatan Dr. Gur.
“Kemungkinan besar jauh lebih merajalela daripada yang kita duga.
“Terjadinya di tempat-tempat yang paling tidak kita duga.
Pola Kematian Mencurigakan Memicu Kekhawatiran Lebih Lanjut
Oleh beberapa pengamat, kematian Strook dibandingkan dengan kasus-kasus terkenal lainnya yang melibatkan individu-individu yang terkait dengan pelaku kejahatan seksual terhadap anak yang telah divonis, Jeffrey Epstein.
Di antaranya adalah Virginia Giuffre, salah satu korban Epstein yang paling terkenal.
Giuffre ditemukan tewas setelah sebelumnya menyatakan bahwa dia tidak akan bunuh diri.
Kematiannya dinyatakan sebagai bunuh diri.
Jean-Luc Brunel, seorang agen peraga busana asal Prancis yang dituduh merekrut gadis-gadis di bawah umur untuk Epstein, ditemukan tewas di sebuah penjara di Prancis pada tahun 2022.
Kematian Brunel dinyatakan sebagai bunuh diri.
Baru-baru ini, pengusaha Rusia dan mantan senator Umar Dzhabrailov, yang terkait dengan jaringan Epstein, ditemukan tewas di sebuah apartemen di Moskwa dengan luka tembak di kepala.
Menurut laporan, pihak berwenang mengatakan bahwa Dzhabrailov ditemukan sekitar pukul 03.00 dini hari tergeletak dalam genangan darah, dengan pistol Luger ditemukan di tempat kejadian.
Tidak ditemukan surat bunuh diri.
Kematiannya dinyatakan sebagai bunuh diri.
Terima kasih sudah terbagi doa litani yg I dah ini. ❤️🙏✝️🙏
Hildebrand Avun. Bith 5 bulanBaca lebih lanjut...St Aloysius Gonzaga doakanlah kami. Bantulah kami maju dalam mengutamakan kerendahan hati setiap hari. 🙏
Kita 9 bulanBaca lebih lanjut...Pengamatan menarik. Lebih relevan lagi karena banyak dari materi kami membahas bidah-bidah & kemurtadan Vatikan II, yang melibatkan orang-orang yang mengaku Katolik, padahal sebenarnya tidak, karena banyak dari mereka telah...
Biara Keluarga Terkudus 10 bulanBaca lebih lanjut...Berarti anda tidak paham ttg arti katholik, jadi anda belajar yg tekun lagi spy cerdas dlm komen
Orang kudus 11 bulanBaca lebih lanjut...Anda bahkan tidak percaya bahwa Yesus mendirikan Gereja Katolik, dan anda menyebut diri Katolik. Sungguh sebuah aib. Yesus jelas-jelas mendirikan Gereja di atas Santo Petrus (Mat. 16:18-19), yakni Gereja Katolik,...
Biara Keluarga Terkudus 11 bulanBaca lebih lanjut...Membaca artikel-artikel di Website ini, aku ingat satu ayat di Kitab Amsal. "Didikan yang keras adalah bagi orang yang meninggalkan jalan yang benar, dan siapa benci kepada teguran akan mati."...
St. Paul 11 bulanBaca lebih lanjut...Saya katolik, tetapi hanya perkataan Yesus yang saya hormati, yaitu tentang cinta kasih. Yesus tidak mendirikan gereja katolik. Anda paham arti cinta kasih? Cinta kasih tidak memandang. Tuhan meminta kita...
Kapten.80 11 bulanBaca lebih lanjut...Terimakasih atas artikelnya, saya semakin mengerti perjalanan kerajaan raja salomo
Novriadi 1 tahunBaca lebih lanjut...Justru karena kami punya kasih Kristiani sejati kepada sesama kamilah, materi-materi kami ini kami terbitkan. St. Paulus mengajarkan, bahwa kita harus menelanjangi perbuatan-perbuatan kegelapan (Ef. 5:11). Gereja Katolik, satu-satunya lembaga...
Biara Keluarga Terkudus 1 tahunBaca lebih lanjut...Halo – devosi kepada Santa Perawan Maria itu krusial untuk keselamatan dan pengudusan jiwa. Namun, dan juga yang terpenting, orang harus 1) punya iman Katolik sejati (yakni, iman Katolik tradisional),...
Biara Keluarga Terkudus 1 tahunBaca lebih lanjut...