^
^
| Extra Ecclesiam nulla salus (EENS) | Sekte Vatikan II | Bukti dari Kitab Suci untuk Katolisisme | Padre Pio | Berita | Langkah-Langkah untuk Berkonversi | Kemurtadan Besar & Gereja Palsu | Isu Rohani | Kitab Suci & Santo-santa |
| Misa Baru Tidak Valid dan Tidak Boleh Dihadiri | Martin Luther & Protestantisme | Bunda Maria & Kitab Suci | Penampakan Fatima | Rosario Suci | Doa-Doa Katolik | Ritus Imamat Baru | Sakramen Pembaptisan | ![]() |
Sesi telah kadaluarsa
Silakan masuk log lagi. Laman login akan dibuka di jendela baru. Setelah berhasil login, Anda dapat menutupnya dan kembali ke laman ini.
Yohanes Paulus II: Yahudi yang Tidak Percaya Berbagi Warisan Abraham – Bidah (Des. 1987)
Dalam surat ensikliknya dari tahun 1987, Sollicitudo Rei Socialis, Yohanes Paulus II mengajarkan bidah terang-terangan tentang umat Yahudi.
Yohanes Paulus II, Sollicitudo Rei Socialis (#47), 30 Des. 1987: “Demikian juga, saya sampaikan ajakan ini kepada umat Yahudi, yang bersama kita berbagi warisan Abraham, ‘bapa kita dalam iman’ (bdk. Rom. 4:11 dan selanjutnya), dan tradisi Perjanjian Lama, serta kepada kaum Muslimin, yang seperti kita, percaya akan Allah yang adil dan rahim. Ajakan ini saya perluas pula kepada semua penganut agama-agama besar dunia.”
Yohanes Paulus II secara resmi mengajarkan (dalam sepucuk surat ensiklik yang ditujukan kepada seluruh Sekte Vatikan II) bahwa Yahudi yang tidak percaya Kristus “bersama kita berbagi warisan Abraham, ‘bapa kita dalam iman’ ….” Itu bidah, karena Perjanjian Baru mengajarkan bahwa hanya orang yang percaya Kristus dan sudah dibaptislah, yang berhak menerima janji Allah kepada Abraham.
Galatia 3:16 – “Adapun kepada Abraham diucapkan segala janji itu dan kepada keturunannya. Tidak dikatakan ‘kepada keturunan-keturunannya’ seolah-olah dimaksud banyak orang, tetapi hanya satu orang: ‘dan kepada keturunanmu’, yaitu Kristus.”
Galatia 3:27-29 – “Karena kamu semua, yang dibaptis dalam Kristus, telah mengenakan Kristus. Dalam hal ini tidak ada orang Yahudi atau orang Yunani, tidak ada hamba atau orang merdeka, tidak ada laki-laki atau perempuan, karena kamu semua adalah satu di dalam Kristus Yesus. Dan jikalau kamu adalah milik Kristus, maka kamu juga adalah keturunan Abraham dan berhak menerima janji Allah.”
Seperti bisa kita lihat, hanya orang-orang yang beriman kepada Yesus Kristuslah, yang berhak menerima janji Allah kepada Abraham. Kebenaran ini ditegaskan oleh Magisterium, seperti dalam ajaran Paus St. Gregorius Agung & Paus St. Leo Agung.
Paus St. Gregorius Agung, Khotbah tentang Vigilia Minggu Keempat Masa Adven: “Dan jika engkau adalah milik Kristus, maka engkau adalah benih Abraham [keturunan yang berhak menerima janji Allah] (Galatia 3:29). Jika karena iman kita akan Kristus, kita dianggap sebagai anak-anak Abraham, lantas orang Yahudi bukan lagi benihnya akibat ketidakberimanan mereka.” (Migne, Patrologia Latina, 76:1164)
Paus St. Leo Agung, Surat dogmatis kepada Flavianus (449), yang dibaca pada Konsili Kalsedon (451): “Janji-janji itu diucapkan kepada Abraham dan benihnya. Dia tidak berkata ‘kepada benih-benihnya’ (seolah-olah yang dimaksud ada banyak), namun hanya satu saja, ‘dan kepada benihnya’, yakni Kristus (Galatia 3:16).”
Harap dicatat bahwa Paus St. Gregorius Agung secara eksplisit berkata bahwa akibat ketidakpercayaan mereka, Yahudi bukan lagi keturunan Abraham. Mereka tidak berhak menerima janji Allah (Gal. 29). Yohanes Paulus II dengan demikian sengaja menghujat Yesus Kristus & menyangkal dogma Katolik melalui ajaran sesatnya pada perkara ini. Pernyataannya juga berarti bahwa Yahudi memiliki iman, suatu pernyataan sesat. Yahudi tidak beriman. Harap diingat juga, bahwa ajaran jelas Alkitab tentang iman & moral tergolong dogma Magisterium Biasa & Universal. Kebenaran bahwa hanya orang-orang yang percaya Kristuslah yang berhak menerima janji Allah kepada Abraham, merupakan wahyu ilahi di Perjanjian Baru. Ini adalah dogma. Dogma ini juga diteguhkan oleh Magisterium Khidmat, seperti dalam tomus dogmatis St. Leo Agung kepada Flavianus (seperti sudah dikutip di atas). Maka dari itu, ajaran Yohanes Paulus II dalam ensikliknya, Sollicitudo Rei Socialis, tentang Yahudi tergolong bidah terang-terangan terhadap dogma Katolik. Dia adalah Anti-Paus pemurtad.
Terima kasi suda berbagi doa ini.. 🙏🙏
Magdalena binti said 4 bulanBaca lebih lanjut...Terima kasih sudah terbagi doa litani yg I dah ini. ❤️🙏✝️🙏
Hildebrand Avun. Bith 9 bulanBaca lebih lanjut...St Aloysius Gonzaga doakanlah kami. Bantulah kami maju dalam mengutamakan kerendahan hati setiap hari. 🙏
Kita 1 tahunBaca lebih lanjut...Pengamatan menarik. Lebih relevan lagi karena banyak dari materi kami membahas bidah-bidah & kemurtadan Vatikan II, yang melibatkan orang-orang yang mengaku Katolik, padahal sebenarnya tidak, karena banyak dari mereka telah...
Biara Keluarga Terkudus 1 tahunBaca lebih lanjut...Berarti anda tidak paham ttg arti katholik, jadi anda belajar yg tekun lagi spy cerdas dlm komen
Orang kudus 1 tahunBaca lebih lanjut...Anda bahkan tidak percaya bahwa Yesus mendirikan Gereja Katolik, dan anda menyebut diri Katolik. Sungguh sebuah aib. Yesus jelas-jelas mendirikan Gereja di atas Santo Petrus (Mat. 16:18-19), yakni Gereja Katolik,...
Biara Keluarga Terkudus 1 tahunBaca lebih lanjut...Membaca artikel-artikel di Website ini, aku ingat satu ayat di Kitab Amsal. "Didikan yang keras adalah bagi orang yang meninggalkan jalan yang benar, dan siapa benci kepada teguran akan mati."...
St. Paul 1 tahunBaca lebih lanjut...Saya katolik, tetapi hanya perkataan Yesus yang saya hormati, yaitu tentang cinta kasih. Yesus tidak mendirikan gereja katolik. Anda paham arti cinta kasih? Cinta kasih tidak memandang. Tuhan meminta kita...
Kapten.80 1 tahunBaca lebih lanjut...Terimakasih atas artikelnya, saya semakin mengerti perjalanan kerajaan raja salomo
Novriadi 1 tahunBaca lebih lanjut...Justru karena kami punya kasih Kristiani sejati kepada sesama kamilah, materi-materi kami ini kami terbitkan. St. Paulus mengajarkan, bahwa kita harus menelanjangi perbuatan-perbuatan kegelapan (Ef. 5:11). Gereja Katolik, satu-satunya lembaga...
Biara Keluarga Terkudus 1 tahunBaca lebih lanjut...