^
^
| Extra Ecclesiam nulla salus (EENS) | Sekte Vatikan II | Bukti dari Kitab Suci untuk Katolisisme | Padre Pio | Berita | Langkah-Langkah untuk Berkonversi | Kemurtadan Besar & Gereja Palsu | Isu Rohani | Kitab Suci & Santo-santa |
| Misa Baru Tidak Valid dan Tidak Boleh Dihadiri | Martin Luther & Protestantisme | Bunda Maria & Kitab Suci | Penampakan Fatima | Rosario Suci | Doa-Doa Katolik | Ritus Imamat Baru | Sakramen Pembaptisan | ![]() |
Sesi telah kadaluarsa
Silakan masuk log lagi. Laman login akan dibuka di jendela baru. Setelah berhasil login, Anda dapat menutupnya dan kembali ke laman ini.
Yohanes Paulus II: Sah Hukumnya Menghargai Guru-Guru Vodu (Feb. 1993)
Vodu (yang juga disebut Vudu) adalah tradisi yang diambil dari agama pagan Afrika. Tradisi ini memuja banyak “ilah” dan roh, sambil mengklaim mengakui adanya entitas Yang Tertinggi, yang tidak dapat dijangkau oleh manusia. Oleh sebab itu, beberapa orang menyebut Vodu sebagai “politeisme berhierarki” atau monoteisme yang diamalkan melalui kultus politeis. Para praktisi Vodu mengadakan kurban bagi banyak “ilah” dan roh, dan membangun tempat suci bagi mereka serta memanggil “ilah-ilah” dan roh-roh itu. Termasuk dalam “ilah-ilah” dan “roh-roh” itu adalah dewa ular, dewa bumi, dewa perang, dewa laut, dewa guntur dan lain sebagainya.
Persembahan mereka termasuk tumbal binatang. Upacara-upacara mereka sering kali mencakup praktik ilmu gaib, sihir, kutukan, menabuh gendang dan kesurupan secara terbuka. Kadang kala, upacara-upacara mereka melibatkan penampilan seksual dan tanpa busana (contoh, kultus Lègba). Vodu jelas merupakan tradisi agama pagan luar biasa jahat yang sayangnya memanggil roh-roh jahat dan berada di bawah kendali Iblis (1 Kor. 10:20).
Vodu adalah agama terbesar di Benin (negara di Afrika Barat). Vodu juga besar pengaruhnya di Haiti. Berikut perkataan Anti-Paus Yohanes Paulus II kepada orang-orang di Benin yang mewakili tradisi Setan ini: tradisi yang, menurut ajaran Kristiani, memanggil roh-roh jahat dan membuat orang terus diperbudak oleh Setan.
Yohanes Paulus II berkata kepada orang-orang di Benin yang mewakili kultus Setan Vodu itu bahwa “sah hukumnya berterima kasih” kepada orang-orang yang memberi mereka ajaran dalam kultus tersebut. Menurut Yohanes Paulus II, baik adanya kalau orang-orang yang dibesarkan untuk memanggil roh jahat & terlibat dalam praktik-praktik satanik (termasuk ilmu sihir dan pemujaan “dewa ular”. Pernyataannya tergolong dukungan bagi Vodu dan periblisannya. Kata-kata Yohanes Paulus II menghadirkan Vodu sebagai hal baik yang hendaknya disyukuri orang. Ini merupakan suatu penghujatan lain yang sungguh keterlaluan. Ini adalah perwujudan kemurtadan. Yohanes Paulus II juga menggambarkan “tradisi-tradisi” Vodu sebagai “keindahan”, dan dia mengklaim bahwa mereka memiliki “penghargaan bagi kehidupan bermoral”.
Harap dicatat juga bahwa sambil mendukung Vodu, Yohanes Paulus II menyebutkan “keyakinan mereka akan satu Allah”. Itu adalah salah satu contoh lain kelicikan Setan dari Yohanes Paulus II. Dia sengaja lalai menyebutkan bahwa mereka mempersembahkan kurban kepada banyak ‘ilah” dan roh, serta memanggil dan memuja mereka. “Satu Allah” yang mereka akui itu sebetulnya bukan objek ibadat mereka dan oleh mereka dianggap jauh. Agenda Yohanes Paulus II adalah mendukung kejahatan dan agama-agama sesat, namun dengan cara licin. Yohanes Paulus II sengaja mendukung Vodu (dan pemujaannya terhadap roh-roh jahat) dalam rangka menghujat Allah Tritunggal Mahakudus. Dalam pidato itu juga, Yohanes Paulus II mengajarkan bidah kebebasan beragama. Yohanes Paulus II adalah Anti-Paus pemurtad.
Terima kasi suda berbagi doa ini.. 🙏🙏
Magdalena binti said 7 bulanBaca lebih lanjut...Terima kasih sudah terbagi doa litani yg I dah ini. ❤️🙏✝️🙏
Hildebrand Avun. Bith 11 bulanBaca lebih lanjut...St Aloysius Gonzaga doakanlah kami. Bantulah kami maju dalam mengutamakan kerendahan hati setiap hari. 🙏
Kita 1 tahunBaca lebih lanjut...Pengamatan menarik. Lebih relevan lagi karena banyak dari materi kami membahas bidah-bidah & kemurtadan Vatikan II, yang melibatkan orang-orang yang mengaku Katolik, padahal sebenarnya tidak, karena banyak dari mereka telah...
Biara Keluarga Terkudus 1 tahunBaca lebih lanjut...Berarti anda tidak paham ttg arti katholik, jadi anda belajar yg tekun lagi spy cerdas dlm komen
Orang kudus 1 tahunBaca lebih lanjut...Anda bahkan tidak percaya bahwa Yesus mendirikan Gereja Katolik, dan anda menyebut diri Katolik. Sungguh sebuah aib. Yesus jelas-jelas mendirikan Gereja di atas Santo Petrus (Mat. 16:18-19), yakni Gereja Katolik,...
Biara Keluarga Terkudus 1 tahunBaca lebih lanjut...Membaca artikel-artikel di Website ini, aku ingat satu ayat di Kitab Amsal. "Didikan yang keras adalah bagi orang yang meninggalkan jalan yang benar, dan siapa benci kepada teguran akan mati."...
St. Paul 1 tahunBaca lebih lanjut...Saya katolik, tetapi hanya perkataan Yesus yang saya hormati, yaitu tentang cinta kasih. Yesus tidak mendirikan gereja katolik. Anda paham arti cinta kasih? Cinta kasih tidak memandang. Tuhan meminta kita...
Kapten.80 1 tahunBaca lebih lanjut...Terimakasih atas artikelnya, saya semakin mengerti perjalanan kerajaan raja salomo
Novriadi 2 tahunBaca lebih lanjut...Justru karena kami punya kasih Kristiani sejati kepada sesama kamilah, materi-materi kami ini kami terbitkan. St. Paulus mengajarkan, bahwa kita harus menelanjangi perbuatan-perbuatan kegelapan (Ef. 5:11). Gereja Katolik, satu-satunya lembaga...
Biara Keluarga Terkudus 2 tahunBaca lebih lanjut...