Extra Ecclesiam nulla salus (EENS) | Sekte Vatikan II | Bukti dari Kitab Suci untuk Katolisisme | Padre Pio | Berita | Langkah-Langkah untuk Berkonversi | Kemurtadan Besar & Gereja Palsu | Isu Rohani | Kitab Suci & Santo-santa |
Misa Baru Tidak Valid dan Tidak Boleh Dihadiri | Martin Luther & Protestantisme | Bunda Maria & Kitab Suci | Penampakan Fatima | Rosario Suci | Doa-Doa Katolik | Ritus Imamat Baru | Sakramen Pembaptisan | ![]() |
St. Thomas Aquinas, Summa Theologiae, I-II, Pertanyaan 88, Artikel 5, Jawaban 1: “Sehubungan dengan kemabukan kami menjawab bahwa hal tersebut adalah dosa berat oleh alasan jenisnya {genus}; sebab, perihal seorang manusia, tanpa keharusan, dan hanya oleh karena hawa nafsu terhadap anggur, membuat dirinya sendiri tidak dapat menggunakan akal, yang olehnya ia dituntun kepada Allah dan mencegah dirinya untuk melakukan banyak dosa, secara jelas bertentangan terhadap kebajikan.”
Paus Pius X (1904): “Manusia sampai berani mempertanyakan argumen-argumen tentang keberadaan Allah, menyangkal dengan kelancangan yang tidak tertandingi dan melawan prinsip-prinsip pertama dari akal budi kekuatan yang tidak kelihatan yang dari mana akibat-akibat ditelusuri kepada sebabnya, yaitu Allah, dan kepada ide tentang sifat-sifatnya yang tidak terbatas. ‘Sebab apa yang tidak nampak dari pada-Nya, yaitu kekuatan-Nya yang kekal dan keilahian-Nya, dapat nampak kepada pikiran dari karya-Nya’ (Rom. 1:20).” (Iucunda sane #15)
^