^
^
| Extra Ecclesiam nulla salus (EENS) | Sekte Vatikan II | Bukti dari Kitab Suci untuk Katolisisme | Padre Pio | Berita | Langkah-Langkah untuk Berkonversi | Kemurtadan Besar & Gereja Palsu | Isu Rohani | Kitab Suci & Santo-santa |
| Misa Baru Tidak Valid dan Tidak Boleh Dihadiri | Martin Luther & Protestantisme | Bunda Maria & Kitab Suci | Penampakan Fatima | Rosario Suci | Doa-Doa Katolik | Ritus Imamat Baru | Sakramen Pembaptisan | ![]() |
Sesi telah kadaluarsa
Silakan masuk log lagi. Laman login akan dibuka di jendela baru. Setelah berhasil login, Anda dapat menutupnya dan kembali ke laman ini.
Mukjizat-Mukjizat & Ketidakpercayaan – Markus 6:5-6
Di Markus 6, kita membaca bahwa Yesus pergi ke kampung halamannya dan di sana, Dia tidak dapat mengedakan mukjizat.
Markus 6:5-6 – “Ia tidak dapat mengadakan satu mujizatpun di sana, kecuali menyembuhkan beberapa orang sakit dengan meletakkan tangan-Nya atas mereka. Ia merasa heran atas ketidakpercayaan mereka.”
Ayat ini menghubungkan tidak adanya mukjizat yang dikerjakan Tuhan di tempat tersebut, dengan ketidakpercayaan di kalangan orang-orang. Tidak berarti bahwa Yesus sama sekali tidak mampu mengerjakan mukjizat di sana, namun Dia tidak membuat mukjizat karena tidak pantas dan tidak selaras dengan kehendak Allah, kalau mukjizat-mukjizat semacam itu diberikan kepada orang-orang yang tidak percaya dan berkehendak sedemikian buruknya.
St. Tomas Aquinas, Summa Theologiae, Bagian 3, Pertanyaan 43, Artikel 2, Jawaban terhadap Pertanyaan 1: “Ketika dikatakan bahwa Dia tidak dapat mengerjakan mukjizat apa pun di sana, janganlah ini dipahami dengan makna bahwa Dia sama sekali tidak mampu mengerjakannya, namun bahwa tidak pantas bagi-Nya untuk mengerjakan mukjizat: sebab tidak pantas bagi-Nya untuk mengerjakan mukjizat di kalangan orang tak percaya. Oleh sebab itulah kemudian dikatakan: Dan Ia merasa heran atas ketidakpercayaan mereka.”
Antonius Agustinus Calmet, Sarjana Alkitab Benediktin Asal Prancis, Commentarius literalis in omnes libros Veteris et Novi Testamenti, Vol. 7, hal. 309 (Komentar tentang Markus 6:5), 1756 M: “ … sesungguhnya, Dia tidak mau [mengerjakan mukjizat di sana], sebab para warga yang tak tahu berterima kasih dan tidak beriman itu telah menaruh sebuah penghalang bagi kerahiman-Nya. Dia tak berkenan memberikan faedah apa pun juga bagi orang yang tak menghargai, dan tak berkenan memberi tanda-tanda kuasa-Nya yang mengagumkan bagi mereka yang mengabaikan-Nya. Lazimnya diungkapkan demikian: ‘Aku tak bisa menghantam [seseorang] dengan pedang, menyisihkannya pun aku tak bisa.’ Namun demikian, janganlah disangkal secara mutlak bahwa ini mungkin [dikerjakan], tetapi kami justru berkata bahwa kita tidak mau melakukannya sebab kehendak kita enggan.”
Markus 6 mengajarkan kita bahwa ketika iman dan kehendak baik tidak ada, Allah biasanya tidak akan memberikan mukjizat. Inilah alasan banyak mukjizat publik dahulu dikerjakan di zaman iman dan inilah juga alasan kebanyakan mukjizat publik semacam itu tidak dikerjakan di akhir zaman, masa hampir seluruh dunia tidak memiliki iman dan kehendak baik (Lukas 18:8).
Terima kasih sudah terbagi doa litani yg I dah ini. ❤️🙏✝️🙏
Hildebrand Avun. Bith 3 bulanBaca lebih lanjut...St Aloysius Gonzaga doakanlah kami. Bantulah kami maju dalam mengutamakan kerendahan hati setiap hari. 🙏
Kita 8 bulanBaca lebih lanjut...Pengamatan menarik. Lebih relevan lagi karena banyak dari materi kami membahas bidah-bidah & kemurtadan Vatikan II, yang melibatkan orang-orang yang mengaku Katolik, padahal sebenarnya tidak, karena banyak dari mereka telah...
Biara Keluarga Terkudus 9 bulanBaca lebih lanjut...Berarti anda tidak paham ttg arti katholik, jadi anda belajar yg tekun lagi spy cerdas dlm komen
Orang kudus 10 bulanBaca lebih lanjut...Anda bahkan tidak percaya bahwa Yesus mendirikan Gereja Katolik, dan anda menyebut diri Katolik. Sungguh sebuah aib. Yesus jelas-jelas mendirikan Gereja di atas Santo Petrus (Mat. 16:18-19), yakni Gereja Katolik,...
Biara Keluarga Terkudus 10 bulanBaca lebih lanjut...Membaca artikel-artikel di Website ini, aku ingat satu ayat di Kitab Amsal. "Didikan yang keras adalah bagi orang yang meninggalkan jalan yang benar, dan siapa benci kepada teguran akan mati."...
St. Paul 10 bulanBaca lebih lanjut...Saya katolik, tetapi hanya perkataan Yesus yang saya hormati, yaitu tentang cinta kasih. Yesus tidak mendirikan gereja katolik. Anda paham arti cinta kasih? Cinta kasih tidak memandang. Tuhan meminta kita...
Kapten.80 10 bulanBaca lebih lanjut...Terimakasih atas artikelnya, saya semakin mengerti perjalanan kerajaan raja salomo
Novriadi 11 bulanBaca lebih lanjut...Justru karena kami punya kasih Kristiani sejati kepada sesama kamilah, materi-materi kami ini kami terbitkan. St. Paulus mengajarkan, bahwa kita harus menelanjangi perbuatan-perbuatan kegelapan (Ef. 5:11). Gereja Katolik, satu-satunya lembaga...
Biara Keluarga Terkudus 1 tahunBaca lebih lanjut...Halo – devosi kepada Santa Perawan Maria itu krusial untuk keselamatan dan pengudusan jiwa. Namun, dan juga yang terpenting, orang harus 1) punya iman Katolik sejati (yakni, iman Katolik tradisional),...
Biara Keluarga Terkudus 1 tahunBaca lebih lanjut...